Gunung Semeru Erupsi, BNPB: Awan Panas 7 Km

- Minggu, 4 Desember 2022 | 11:41 WIB
Awan Panas Guguran Gunung Semeru terpantau dari CCTV Pos Pantau PVBMG pukul 06.30 WIB, 04 Desember 2022.
Awan Panas Guguran Gunung Semeru terpantau dari CCTV Pos Pantau PVBMG pukul 06.30 WIB, 04 Desember 2022.

HARIANHALUAN.COM - Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diberitakan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan data aktivitas vulkanik berstatus siaga pada Sabtu, 3 Desember 2022.

Namun, pada hari Minggu 4 Desember 2022, sejak pukul 02.46 WIB, kolom abu dari erupsi Gunung Semeru teramati meluncur ke arah tenggara dan selatan setinggi kurang lebih 1.500 meter di atas puncak.

Menurut pantuan PVMBG, sekitar 800 meter dari Jonggring Saloko kawah Semeru, erupsi berasal dari tumpukan ujung lidah lava.

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, PVMBG Himbau Warga Tak Beraktivitas di Pinggiran Sungai

“Kami sudah berada di pos pantau. Awan panas guguran saat ini masih berlangsung dengan jarak antara 5 sampai 7 kilometer. Pos pantau kita jaraknya kurang lebih 12 kilometer dari puncak,” jelas Joko Sambang, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Lumajang, dikutip Harianhaluan.com dari laman BNPB, Minggu, 4 Desember 2022.

Berdasarkan pantauan CCTV Semeru, fenomena awan panas guguran terus berlangsung hingga pagi ini pukul 07.42 WIB pagi tadi, dengan jarak luncur bervariasi antara 5 sampai 7 km.

Sekedar informasi, Gunung Semeru terletak pada dua kabupaten, yaitu Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

semeruBaca Juga: PVMBG Rilis Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru 3 Desember 2022, Level III Siaga

Maka dari itu untuk mitigasi risiko dari erupsi Semeru, tim BPBD Kabupaten Lumajang turun ke lapangan untuk pengkajian dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Sebagai antisipasi adanya dampak risiko abu vulkanik, tim BPBD Kabupaten Lumajang juga membagikan masker gratis kepada masyarakat.

Joko menambahkan, berdasarkan pantauan di lapangan bersama tim PVMBG, abu vulkanik terlihat membumbung tinggi ke atas dan cenderung mengarah ke selatan yaitu wilayah Lumajang.

Baca Juga: Bangun Jaringan Listrik, PLN Terangi Ribuan Hunian Sementara Korban Erupsi Semeru

“Abu vulkanik mengarah ke selatan, ke Rowo Baung. Di sana sudah ada teman-teman membagikan masker dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” terang Joko.

Sementara itu, PVMBG juga mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas dan menjauhi wilayah sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari pusat erupsi.

Halaman:

Editor: Erizky Bagus Z

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Agam Serahkan SK Kenaikan Pangkat 531 PNS

Selasa, 28 Maret 2023 | 20:16 WIB
X