Benarkah Abu Vulkanik Gunung Api Bermanfaat bagi Pertanian? Ini Jawabannya

- Senin, 5 Desember 2022 | 19:28 WIB
Gunung api (Foto: Promedia) (Alvin Pasza Bagaskara)
Gunung api (Foto: Promedia) (Alvin Pasza Bagaskara)



HARIANHALUAN.COM – Bencana alam seperti meletusnya gunung api seringkali menimbulkan kerusakan dan merenggut korban jiwa.

Namun, di balik meletusnya gunung api menyimpan manfaat bagi penduduk saat pasca bencana tersebut. Misalnya, bebatuan ataupun pasir yang ikut terbawa erupsi nantinya bisa dijadikan sebagai perhiasan ataupun dijual.

Selain itu, abu vulkanik juga bermanfaat untuk kesuburan tanah. Jika berkunjung ke beberapa lereng gunung api aktif seperti Gunung Slamet, Gunung Sindoro, ataupun Gunung Sumbing segala sayur mayur yang tumbuh di sana itu pasti segar-segar yang notabene erupsinya terjadi pada ratusan lalu.

Baca Juga: Dikepoin Netizen, Gibran Blak-blakkan soal Sumbangan saat Jokowi Mantu

Berikut ini adalah penjelasan ilmiahnya yang dirangkum Harianhaluan.com dari BGS Natural Environment Research Council UK dan World Atlas:

Ketika gunung api meletus, elemen yang keluar dari perut magma itu mengandung unsur seperti magnesium dan potasium yang baik untuk kesuburan tanah.

Sementara lapisan tipis abu vulkanik dapat menjadi pupuk alami dan meningkatkan hasil pertanian beberapa tahun setelah letusan gunung api.

Namun, kesuburan tanah di tiap tempat yang terkena abu vulkanik juga bisa berbeda. Tempat yang dekat lereng kesuburannya akan lebih tinggi dibanding yang jauh. Hal itu juga bergantung pada komposisi magma dari sebuah gunung api tersebut.

Baca Juga: Tiket Kereta Api untuk Libur Nataru Masih Tersedia, Cek dari Aplikasi Ini

Halaman:

Editor: Ghoffarullah

Sumber: World Atlas, BGS Natural Environment Research Council UK

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X