Megawati Dulu Pilih SBY Jadi Menteri, tapi Malah Jadi Bumerang untuk Trah Soekarno

- Senin, 5 Desember 2022 | 21:42 WIB
Megawati Soekarnoputri dan SBY (Foto: : pinterpolitik.com) (Yoriesta Afnenda Ramizal)
Megawati Soekarnoputri dan SBY (Foto: : pinterpolitik.com) (Yoriesta Afnenda Ramizal)

 

HARIANHALUAN.COM - Megawati Soekarnoputri melanjutkan trah Soekarno di Indonesia pada 2001 hingga 2004 dengan Kabinet Gotong Royongnya. Ada salah satu nama Menteri yang tidak asing bagi rakyat Indonesia, dan ada di jajaran kabinet itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

SBY dipilih Megawati untuk menjadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Sebelum itu, karir politik SBY dimulai sejak rezim Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Ia terpilih sebagai Menteri Pertambangan dan Energi, lalu dilakukan re-shuffle.

SBY pun menjadi Menteri Koordiantor Politik, Sosial, dan Keamanan (Menko Polsoskam). Baru saja terpilih menjabat, ada ketegangan politik antara Gus Dur dan DPR.

Baca Juga: Kegelisahan Cucu Bung Hatta soal 272 Pejabat Bukan Pilihan Rakyat, Ini Kata Rocky Gerung

Sehingga pada 1 Juni 2001, Gus Dur sebagai Presiden mengeluarkan maklumat Presiden untuk meminta SBY mundur dari jabatannya.

Lalu, SBY pun menerima keputusan maklumat Presiden, dengan mundur dari jabatannya. Meskipun setelah itu ada tawaran lain untuk mengisi Menteri Perhubungan dan Menteri Dalam Negeri, SBY menolaknya.

Maka, SBY saat dipilih menjadi Menko Polkam di era Megawati Soekarnoputri karena dianggap kemampuannya yang mumpuni.

Baca Juga: Apa Benar Hanya Cowok yang Mengalami Mimpi Basah? Ini Fakta Uniknya

Halaman:

Editor: Ghoffarullah

Sumber: Setkab, menkopolhukam.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

AHY Mulai Sindir PKS dan Nasdem: Bukan Kawin Paksa!

Kamis, 26 Januari 2023 | 17:44 WIB
X