12.371 Tenaga Kerja Konstruksi di Sumbar Sudah Bersertifikat

- Selasa, 6 Desember 2022 | 10:18 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Kebijakan Pelaksanaan Jasa Konstruksi dan Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dan Badan Usaha di Pangeran Beach Hotel, Senin, 5 Desember 2022.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Kebijakan Pelaksanaan Jasa Konstruksi dan Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dan Badan Usaha di Pangeran Beach Hotel, Senin, 5 Desember 2022.

HARIANHALUAN.COM - Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Kebijakan Pelaksanaan Jasa Konstruksi dan Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dan Badan Usaha dibuka Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah di Pangeran Beach Hotel, Senin, 5 Desember 2022.

Misi Pemprov Sumbar adalah menghadirkan lingkungan yang sehat, sumber daya manusia yang sehat, serta memiliki keterampilan dan kualitas yang terbaik. Hal ini sesuai dengan undang-undang amanat UU Nomor 2 Tahun 2017.

Baca Juga: PNP Siap Fasilitasi Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi

"Sesuai dengan amanat UU no 2 tahun 2017 setiap Badan Usaha yang mengerjakan dan bekerja di Jasa Konstruksi wajib memiliki Sertifikat Badan Usaha dan Sertifikat Kompetensi Kerja,” ujarnya.

Mahyeldi menyebutkan ketersediaan tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat dan terintegrasi di LPJKN untuk Wilayah Sumbar berjumlah 12.371 orang, sedangkan Kebutuhan Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) di Sumbar sebanyak 140.000 orang.

“Demi meningkatkan tenaga ahli yang kompeten dan bersertifikat perlu dilakukan Edaran Gubernur tentang kewajiban penggunaan tenaga kerja konstruksi bersertifikat,” imbuhnya.

Mahyeldi menyampaikan target pembangunan infrastruktur berupa checkdam, embung, dan perkuatan tebing, dan irigasi. Untuk mewujudkan pembenahan tersebut, menurut gubernur sangat penting memberikan sertifikat tenaga kerja bagi penyedia jasa konstruksi.

"Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu diperlukan tenaga kerja yang betul-betul kompeten, yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi kerja," imbuhnya.

"Diharapkan melalui rapat koordinasi ini, strategi dan upaya percepatan sertifikasi dapat terlaksana dengan baik," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X