Pasca Erupsi Gunung Kerinci, Begini Pengakuan Petani di Solok Selatan

- Selasa, 6 Desember 2022 | 17:04 WIB
Gunung Kerinci tampak dari Padang Aro Solok Selatan/dok.harianhaluan.com (Jefli)
Gunung Kerinci tampak dari Padang Aro Solok Selatan/dok.harianhaluan.com (Jefli)

HARIANHALUAN.COM- Gunung Kerinci tercatat mengeluarkan dua kali semburan abu vulkanik pada 6, Desember 2022. Peningkatan aktivitas gunung Kerinci terjadi sejak Oktober 2022.

Berdasarkan data Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Kerinci, S. Mamory semburan abu vulkanik tercatat dua kali yakni, sekitar pukul 04.30 WIB dan pukul 08.22 WIB.

"Iya semburan abu vulkanik terjadi dua kali sejak tadi pagi," kata S. Mamory.

Baca Juga: 2 Kali Semburan Abu Vulkanik Kerinci! TNKS: Sejak Oktober 2022 Pendakian Gunung Kerinci Tutup

Baca Juga: Ketua PMI Solok Selatan Pastikan Stok Darah Terjaga dengan Gelar Donor Darah 

Baca Juga: Kisah Nyata Sopir Taksi Dijebak Tante Girang, Modusnya Ganti Lampu, Endingnya Auto Lemes

Pasca erupsi terjadi di Gunung Kerinci, Harian Haluan mencoba menghubungi seorang Ketua Kelompok Tani Hutan, Edi Saptono yang biasa melakukan aktivitas pertanian di kaki gunung Kerinci yang berada di Bangun Rejo Nagari Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan (Solsel).

Edi Saptono malah terkejut dan nyaris tidak mengetahui jika ada terjadi erupsi gunung Kerinci. Apalagi tidak ada tanda-tanda seperti debu vulkanik yang melanda wilayah itu.

"Gak ada, cuman agak mendung (mau hujan), namun abu tidak sampai ke Bangun Rejo dan masyarakat juga masih melakukan aktivitas bertani dan berladang," ujar dia.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

90 Ribu Sapi di Sumbar Sudah Divaksin PMK

Senin, 30 Januari 2023 | 06:38 WIB

Pengurus IDI Sumbar Periode 2022-2025 Resmi Dilantik

Sabtu, 28 Januari 2023 | 21:02 WIB

Sumbar Masih Kekurangan Dokter, Ternyata Karena Ini

Sabtu, 28 Januari 2023 | 20:37 WIB
X