Agus Sujatno Tukang Parkir Mie Gacoan yang Bikin Heboh Indonesia, Bomber Polsek Astana Anyar

- Rabu, 7 Desember 2022 | 15:33 WIB
Ilustrasi teroris
Ilustrasi teroris

HARIANHALUAN.COM - Sosok Agus Sujatno yang disebut Kapolri sebagai pelaku pengeboman Polsek Astana Anyar Bandung, hari ini langsung menghebohkan satu Indonesia atas aksi yang dilakukannya.

Jika menilik dari identitas Agus Sujatno yang dirangkum redaksi Harian Haluan, pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar merupakan pria lajang yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang parkir di Mie Gacoan Banjarsari, Bandung.

Dengan profesi tersebut, Agus disebutkan merakit bom bunuh diri yang menewaskannya serta satu anggota Polisi yang tengah melakukan apel pagi di halaman Polsek.

Baca Juga: Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Kepala BNPT Duga Ada Kaitannya dengan ISIS

Baca Juga: 5 Deretan Aksi Bom Bunuh Diri di Indonesia, Nomor 3 Paling Mengerikan

Baca Juga: Sosok Agus Sujatno Si Ahli Listrik dan Perakit Bom Panci, Dugaan Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar 

Dari informasi yang didapat redaksi, Agus yang juga memiliki keahlian dalam dunia elektrikal ini berhasil membuat bom dengan biaya sekira Rp2 juta-an.

Bom tersebut menjadi teror yang disebarnya, atas aksi lone wolf atau bombers tunggal yang melakukan aksi secara pribadi.

Uniknya Agus Sujatno memiliki kemampuan elektrikal secara otodidak, terlebih pria lulusan SLTA ini tidak tercatat memiliki dasar pendidikan terkait terapan teori elektrikal.

Baca Juga: Kasus Ismail Bolong, Komjen Agus Serang Balik Sambo dan Hendra: Jangan-jangan Mereka

Jenjang pendidikan inilah yang membuat Agus juga tidak memiliki pekerjaan tetap dan hanya memiliki pekerjaan sebagai buruh lepas saja.

Meski demikian, keterlibatan Agus di jaringan teroris terbilang aktif. Berdasarkan data pria ini mengetahui peristiwa peledakan bom pada Februari 2017 di Lapangan Pandawa, Cicendo, Bandung Jawa Barat.

Kemampuannya merakit bom, menjadikannya sebagai Bomb Maker jenis TATP. Pria dengan sebutan Abu Salim ini menjadi sosok yang cukup berbahaya di Indonesia, meski dirinya hanya lulusan SLTA saja.

Editor: Mufrod

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X