8 Fakta Agus Sujatno Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Bandung

- Rabu, 7 Desember 2022 | 16:47 WIB
Agus Sujatna Pelaku bom bunuh diri Polsek Astana Anyar Bandung Foto: Ist
Agus Sujatna Pelaku bom bunuh diri Polsek Astana Anyar Bandung Foto: Ist


HARIANHALUAN.COM - Polisi dengan cepat melakukan identifikasi terhadap pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung Jawa Barat.

Dari data hasil penyelidikan, Polisi berhasil mendapatkan data bomber Polsek Astana Anyar sebagai Agus Sujatno yang tewas di lokasi kejadian dengan kondisi sebagian badan hancur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Harian Haluan, pelaku diketahui sebagai pria lajang kelahiran 1988 silam. Dengan profesi sebagai buruh lepas dan juru parkir di restoran kawasan Banjarsari.

Pria dengan sebutan Abu Muslim ini hanya memiliki jenjang pendidikan hanya sampai sekolah menengah atas saja, terkait kemampuannya merakit bom diduga dipelajari dari internet.

Baca Juga: Kenapa Jangan Sebar Foto Video Korban Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar, Alasannya Begini

Selain itu terdapat 8 fakta lain terkati Agus Sujatno terkait jaringan terorisme.

1. Mengetahui tentang peristiwa peledakan bom yang dilakukan Yayat Cahdiyat pada 27 Februari 2017 di Lapangan Pandawa, Cicendo, Bandung Jawa Barat.
2. Merupakan Bomb maker jenis TATP
3. Pelaku yang membelanjakan bahan bom yang dilakukan Yayat Cahdiyat alias Abu Salam
4. Kajian Khusus JAD wilayah Bandung Selatan atas perintah Abu Salam mengikuti sejak Oktober sampai Desember 2017
5. Membiayai perakitan bom sebesar Rp2 juta.
6 Mengajarkan pembuatan bahan peledak kepada Yayat Cahdiyat.
7 Melakukan survey amaliyah (Polres Cianjur dan Polda Jabar)
8 Masuk dalam struktur jaringan JAD.

Baca Juga: Aipda Soyfan, Anggota Polsek Astana Anyar yang Gugur Akibat Bom Bunuh Diri

Baca Juga: Soal Agus Sujatno si Bomber Polsek Astana Anyar, Kapolri: Dia Susah Diajak Bicara, Kegiatannya Kami IkutiBaca Juga: Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Kepala BNPT Duga Ada Kaitannya dengan ISIS

Uniknya Agus Sujatno memiliki kemampuan elektrikal secara otodidak, terlebih pria lulusan SLTA ini tidak tercatat memiliki dasar pendidikan terkait terapan teori elektrikal.

Jenjang pendidikan inilah yang membuat Agus juga tidak memiliki pekerjaan tetap dan hanya memiliki pekerjaan sebagai buruh lepas saja.

Meski demikian, keterlibatan Agus di jaringan teroris terbilang aktif. Berdasarkan data pria ini mengetahui peristiwa peledakan bom pada Februari 2017 di Lapangan Pandawa, Cicendo, Bandung Jawa Barat.

Kemampuannya merakit bom, menjadikannya sebagai Bomb Maker jenis TATP. Pria dengan sebutan Abu Salim ini menjadi sosok yang cukup berbahaya di Indonesia, meski dirinya hanya lulusan SLTA saja.

 

Editor: Mufrod

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X