Mengenal PVMBG yang Naikkan Status Gunung Semeru dari Siaga Jadi Awas

- Rabu, 7 Desember 2022 | 22:40 WIB
Ilustrasi Gunung Semeru (Foto: vsi.esdm.go.id) (Gilang Broto Sarsito)
Ilustrasi Gunung Semeru (Foto: vsi.esdm.go.id) (Gilang Broto Sarsito)


HARIANHALUAN.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada 4 Desember 2022 pukul 12.00 WIB menaikkan status Gunung Semeru dari level III (siaga) ke level IV (awas).

Mengutip dari siaran pers yang dikeluarkan Kementerian ESDM melalui Badan Geologi, kenaikan status tersebut merupakan hasil analisis pemantau secara visual dan kegempaan bahwa terlihat adanya peningkatan aktivitas Gunung Semeru.

Pascagempa bumi di Cianjur, Jawa Barat kemarin, PVMBG juga melakukan analisis aktivitas Gunung Api Gede, Jawa Barat.

Baca Juga: Keluhkan Harga STB Mahal, Netizen: Hiburan Rakyat Hilang!

Mengutip dari laman resmi Kementerian ESDM, hasil pengamatan analisis, data visual maupun instrumental hingga 27 November 2022 pukul 12.00 WIB, aktivitas Gunung Api Gede, Jawa Barat masih tetap level I (normal).

PVMBG mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan tidak diperbolehkan turun dasar ke kawah dan tidak boleh mendekati kawah saat mendung maupun hujan.

PVMBG sendiri didirikan pada 16 September 1920. PVMBG dibuat setelah terjadinya letusan Gunung Kelud, Jawa Timur pada tahun 1919.

Dalam kurun waktu tahun 1920-1941, PVMBG membangun sejumlah penjagaan pos gunung api, yaitu Pos Gunung Krakatau di Pulau Panjang, Pos Gunung Tangkuban Perahu, Pos Gunung Papandayan, Pos Kawah Kamojang, Pos Gunung Merapi (Babadan, Krinjing, Plawangan, Ngepos), Pos Gunung Kelud, Pos Gunung Semeru serta Pos Kawah Ijen.

Baca Juga: Harga Laptop Gaming Terbaik dari MSI, Alienware, dan Razer Bikin Kantong Jebol! Modal Rp50 Juta Masih Kurang

Halaman:

Editor: Ghoffarullah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yuk Intip Makna Dibalik Logo ASEAN Indonesia 2023

Sabtu, 4 Februari 2023 | 08:52 WIB
X