Pemkab Solok Selatan Sinergikan Lembaga Adat dalam Implementasi Restoratif Justice

- Kamis, 8 Desember 2022 | 16:15 WIB
Pemkab Solok Selatan Sinergikan Lembaga Adat dalam Implementasi Restoratif Justice
Pemkab Solok Selatan Sinergikan Lembaga Adat dalam Implementasi Restoratif Justice

HARIANHALUAN.COM- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Pemkab Solsel) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan tingkatkan pembinaan lembaga adat terhadap implementasi restorative justice (RJ). 

Hal ini dalam bentuk mensinergikan peranan adat dalam upaya penyelesaian hukum.

Adapun pembinaan lembaga adat tersebut sebagai upaya penguatan fungsi adat dengan penyelesaian hukum melalui restorative justice yang dilaksanakan di Hotel Pesona Alam Sangir, Solok Selatan, Kamis, 8 Desember 2022.

Baca Juga: Kajati Sumbar Yusron Resmikan Balai RJ di Solok Selatan

Bupati Solsel, Khairunas mengatakan, peranan lembaga adat dalam penyelesaian suatu persoalan sangatlah tepat diintegrasikan dengan implementasi RJ yang diadakan oleh pihak kejaksaan negeri dalam realisasi programnya.

"Ini jika kita hubungkan dengan adat dan budaya Minangkabau, keberadaan restorative justice memiliki kesamaan dalam upaya penyelesaian masalah melalui sistem musyawarah dan mufakat. Dan ini tentunya harus kita dukung bersama di samping upaya memahami sistem restorative justice, juga menguatkan peranan lembaga adat di setiap nagarinya," katanya.

Selain itu, kata Khairunas, Balai RJ juga telah diresmikan beberapa bulan yang lalu bersama Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat di Nagari Padang Aia Dingin. Adanya Balai Rj tersebut tidak hanya mempermudah dan mempercepat proses peradilan hukum saja, namun menguatkan sistem musyawarah dalam upaya penyelesaian hukum, di mana sistem tersebut juga telah menjadi bagian kearifan lokal adat dan budaya Minangkabau yang mengutamakan kesepakatan yang dapat diselesaikan oleh tokoh adat dan masyarakat.

"Meski ini masih program baru, tentunya menjadi kewajiban bagi kita untuk memahami sepenuhnya. Sebagai pemerintah daerah kita wajib menyosialisasikannya kepada masyarakat agar tujuannya dapat terpenuhi. Dan kepada peserta dari lembaga adat juga dapat menyebarkannya kepada anak kemenakan, hingga ke masyarakat di lingkungan nagarinya masing-masing. Jadi demi penguatan keduanya, kita juga akan merencanakan Balai RJ ini ada di masing-masing kecamatannya," ujarnya.

Terpisah, Kepala Kejari Solsel, Slamet juga menyampaikan keberadaan Balai RJ yang akan disinergikan dengan peranan lembaga adat ini diharapkan dapat menampung dan menjadi solusi terhadap permasalahan hukum yang dihadapi.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: Kominfo

Tags

Terkini

Brian Putra Bastara Angkat Bicara Perihal UMP Sumbar

Jumat, 27 Januari 2023 | 10:22 WIB

IJP Bantu Bedah Rumah Warga di Marabau Pariaman 

Kamis, 26 Januari 2023 | 19:28 WIB

Tahun 2022, Bank Nagari Bertabur Prestasi

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:55 WIB
X