Siap-siap Vaksin Booster Kedua untuk Usia Lebih dari 18 Tahun

- Minggu, 22 Januari 2023 | 00:07 WIB
Ilustrasi vaksin
Ilustrasi vaksin



HARIANHALUAN.COM – Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Muhammad Syahril mengungkapkan, bahwa dalam satu atau dua minggu kedepan masyarakat dengan usia lebih dari 18 tahun sudah bisa mendapatkan vaksin booster kedua.

vaksin booster kedua memang sudah ada sejak beberapa waktu lalu, namun peruntukannya belum boleh untuk umum. Terakhir yang terpantau, selain nakes, lansia adalah prioritas yang menerima vaksin booster kedua.

Perkataan Syahril adalah titik terang bagi masyarakat dalam usia produktif (lebih dari 18 tahun), yang selama ini menantikan vaksin booster kedua untuk umum. Apalagi Covid-19, terpantau masih ada penyebarannya di Indonesia meski tidak semengerikan periode awal pandemi.

“Dalam satu sampai dua minggu ke depan, masyarakat usia lebih dari 18 tahun sudah dapat vaksin booster kedua tanpa menunggu tiket/undangan. Untuk pencatatan masih dilakukan manual sambil menunggu pcare dan peduli lindungi disiapkan,” ujar dr. Muhammad Syahril di Jakarta.

Baca Juga: Bupati Solok Membuka Secara Resmi Turnamen IPNT CUP 2 di Lapangan Harimau Data

Perkataan Syahril merujuk pada aturan yang ada dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/380/2023 Tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster Ke-2 Bagi Kelompok Masyarakat Umum, yang ditetapkan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian penyakit pada 20 Januari 2023.

Apa isi Surat Edaran (SE) vaksinasi booster kedua tersebut?

Vaksinasi Covid-19 dosis booster kedua dapat diberikan kepada semua masyarakat umum (usia 18 tahun ke atas) mulai 24 Januari 2023.

Adapun jenis vaksin yang dapat digunakan adalah vaksin Covid-19 yang telah mendapat Persetujuan Penggunaan Dalam Kondisi Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan memperhatikan vaksin yang ada.

Baca Juga: Membuat Film Kritis di Israel Tidak Boleh Pakai Uang Negara!

Berikut adalah regimen vaksin yang dapat digunakan untuk vaksinasi booster kedua, yaitu:

1. Kombinasi untuk booster pertama Sinovac

- AstraZeneca diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

- Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml

Halaman:

Editor: Hudori Ahmad

Sumber: Kemenkes RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X