Kata Kepala BPKH, Usulan Kenaikan Biaya Haji Masuk Akal! Kok Bisa?

- Selasa, 24 Januari 2023 | 22:57 WIB
Ibadah haji  (Foto: Ist)
Ibadah haji (Foto: Ist)



HARIANHALUAN.COM – Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Imansyah menyoroti masalah persoalan biaya haji. Ia mempunyai pandangan apa yang disampaikan Kementerian Agama (Kemenag) itu masuk akal.

Fadlul Imansyah menjelaskan, kenaikan biaya haji yang ditanggung jamaah haji regular itu sudah memenuhi nilai keadilan.

"Apa yang disampaikan Kementerian Agama sangat masuk akal. Sudah mempertimbangkan risiko," ujar Fadlul Imansyah, Selasa, 24 Januari 2023 seperti dikutip dari laman resmi Kemenag.

Baca Juga: Utang RI Menggunung! Sri Mulyani: Kita Mampu Bayar, Ini Komentar Menohok Rocky Gerung

Fadlul menggambarkan, setiap tahun biaya haji yang dibutuhkan itu naik karena bisa diakibatkan inflasi dan kurs. Misalnya, ia memberikan contoh ketika tahun 2010 yang lalu.

"Dulu tahun 2010 biaya haji yang dibutuhkan totalnya 34,5 juta dengan 30 juta dibebankan pada setiap jamaah (Bipih) dan 4,45 juta diambil dari nilai manfaat yang dikelola BPKH. Jadi, nilai manfaatnya hanya 13%, sementara Bipihnya 87%," terang Fadlul.

Dalam hal semacam ini, ia menjelaskan bahwa penggunaan nilai manfaat dari BPKH tahun 2010-2019 selalu naik sehingga biaya haji yang ditanggung jamaah tak membengkak.

"Tahun 2019, rasio antara Bipih dan nilai manfaat sudah mencapai angka seimbang 50 persen banding 50 persen," ungkap Fadlul.

Baca Juga: Ferdy Sambo Curhat Merasa Dituduh Seolah Penjahat Terbesar Sepanjang Sejarah Manusia!

Halaman:

Editor: Ghoffarullah

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X