Said Didu vs Stafsus Sri Mulyani 'Perang' di Twitter soal Utang RI, per Desember 2022 Sudah Rp7.733,99 T

- Rabu, 25 Januari 2023 | 09:45 WIB
Said Didu  (katalogika)
Said Didu (katalogika)

HARIANHALUAN.COM – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu menanggapi pernyataan Menkeu Sri Mulyani yang menegaskan bahwa pemerintah mampu membayar utang.

Sebelumnya, Kemenkeu mencatat posisi utang pemerintah per Desember 2022 sebesar Rp7.733,99 triliun. Namun, hal semacam itu menjadi sorotan bagi Said Didu.

Said Didu melemparkan komentarnya terkait itu bahwa sekarang sudah mendekati 50 persen pendapatan negara digunakan untuk bayar utang (pokok dan bunga).

Baca Juga: Kunci Jawaban Uji Kompetensi Wulangan 6 Bahasa Jawa Kelas 7 SMP/MTs Kirtya Basa Halaman 104 105

Kemudian, ia pun ingin segera ditunjukkan sebagaimana yang disebutkan oleh Kemenkeu itu, kemampuan tersebut dari mana.

"Mohon tunjukkan kemampuan tersebut dari mana? Dari meras rakyat lewat pajak dan penghapusan subsidi?" tanya Said Didu melalui akun Twitter pribadinya dilansir Harianhaluan.com pada Rabu, 25 Januari 2023.

Kemudian, pertanyaan itu pun langsung direspon oleh Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo.

Prastowo memberikan gambaran bahwa selama ini, reputasi Indonesia dalam membayar utang itu sangat baik. Bahkan, Prastowo menjelaskan bahwa penggunaan utang juga produktif.

"Selama ini reputasi Indonesia dalam membayar utang sangat baik. Penggunaan utang juga produktif," tulis Yustinus Prastowo, dilansir dari Twitter pribadinya.

Kemudian, Prastowo itu menerangkan lebih lanjut bahwa penambahan utang Rp1200 triliun itu gotong royong dengan Bank Indonesia atasi pandemi.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Tags

Artikel Terkait

Terkini

90 Ribu Sapi di Sumbar Sudah Divaksin PMK

Senin, 30 Januari 2023 | 06:38 WIB
X