HARIANHALUAN.COM - Isu reshuffle kabinet Presiden Jokowi masih terus diperbincangkan. Kabar berhembus bahkan menyebut, sosok menteri yang kemungkinan terdepak berasal dari NasDem, salah satunya Siti Nurbaya.
Yup, pasca isu itu berhembus, sejumlah pihak memang kerap mengaitkan sosok Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya. Sebab, ia adalah salah satu kader NasDem.
Nama Siti Nurbaya kembali santer, lantaran ia dipanggil untuk datang menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan pada Senin, 6 Februari 2023.
Kehadiran Siti Nurbaya di Istana lantas diduga ada kaitannya dengan isu reshuffle.
Menanggapi hal itu, Siti Nurbaya pun akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan, bahwa kedatangannya ke Istana untuk bertemu Presiden Jokowi dan bukan membahas isu reshuffle.
"Perhutanan sosial. Nggak (bukan reshuffle), ngobrol percepatan aja," katanya sebagaimana dikutip pada Senin, 6 Februari 2023.
Selain membahas tentang perhutanan sosial, menteri yang telah berada dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi sejak tahun 2014 itu juga sempat menanggapi pertanyaan seputar progres, atau perkembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
Baca Juga: Buaya Raksasa Berhasil Ditangkap Warga Pasaman Barat, Lanjut Diserahkan ke BKSDA
Ia menyebut, bahwa hal tersebut masih diproses serta dikoordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.
"Ya semuanya kan masih berproses seperti biasa. koordinasinya di Menko Maritim," kata Siti Nurbaya.
Terkait tugas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti berujar, bahwa dari pihaknya punya kebijakan banyak untuk memonitor progres tersebut.
Sebagai informasi, kedatangan Siti Nurbaya kali ini di Istana Kepresidenan dapat terpenuhi setelah dirinya absen tidak menghadiri rapat terbatas pada akhir Januari 2023 lalu sebagai Menteri LHK dari Partai Nasdem.
Baca Juga: Yakin dengan Prabowo, Ferdinand Hutahaean Merapat ke Gerinda, Umar Hasibuan Beri Sindiran Telak
Artikel Terkait
Kunci Jawaban Bahasa Jawa Kelas 6 Tantri Basa Halaman 71 Bagian C Gladhen 2 Mengerteni Bab Cangkriman
Ada 6.500 WNI di Turki, 500 Orang Berdomisili Dekat dan di Lokasi Gempa Magnitudo 7,4
Gempa di Provinsi Kahramanmaras M7.8, Gempa Bumi Terdahsyat Guncang Turki dalam 1 Abad
5 Rekomendasi Laptop Murah Harga Rp2 Jutaan Terbaik RAM 4GB, Cocok Buat Pelajar SMP
Yakin dengan Prabowo, Ferdinand Hutahaean Merapat ke Gerinda, Umar Hasibuan Beri Sindiran Telak