Penyebab NasDem dan PKS Jajaki Koalisi dengan Partai Golkar dan Koalisi Indonesia Bersatu

- Rabu, 8 Februari 2023 | 11:19 WIB
Presiden Jokowi di HUT Partai Golkar (BPMI Setpres/Rusman)
Presiden Jokowi di HUT Partai Golkar (BPMI Setpres/Rusman)

HARIANHALUAN.COM - Partai Golongan Karya (Golkar) bersama dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Setelah KIB terbentuk, beberapa petinggi parpol yang lain segera menjalin komunikasi dengan Partai Golkar.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh, beserta jajarannya yang pada Rabu pekan lalu, 1 Februari 2023 mengunjungi kantor DPP Partai Golkar. Selanjutnya para petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga mengunjungi DPP Golkar pada Selasa, 7 Februari 2023, kemarin.

Baca Juga: Rekam Jejak Karir Politik Surya Paloh, Tidak Pernah Lepas dari Golkar

Direktur Eksekutif Indonesia Political Power, Ikhwan Arif, menilai upaya yang dilakukan NasDem dan PKS disebabkan Golkar adalah parpol pemilik suara terbesar di KIB.

Menurutnya poros perubahan lebih terbuka terhadap Partai Golkar karena partai berlambang pohon beringin tersebut adalah partai besar yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) belum mempunyai nominasi kandidat bakal Calon Presiden (Capres) yang diusung secara resmi dari ketiga partai. Hal itu dikemukakan Ikhwan pada Rabu, 8 Februari 2023.

Ikhwan mengemukakan jika penjajakan yang dilakukan terhadap Golkar bukan hanya karena suara, melainkan melihat dari kondisi koalisi. Saat ini, hanya KIB yang terlihat belum memiliki kandidat kuat Capres maupun Cawapres sehingga Koalisi Perubahan lebih leluasa melobi parpol di KIB, apalagi Golkar terbuka dalam berbagai koalisi.

Baca Juga: Setelah Bermanuver ke Golkar, NasDem Dikunjungi Petinggi PKS

Menurutnya poros perubahan mampu membaca partai politik di Koalisi Indonesia Bersatu yang kemungkinan besar bisa diajak berkoalisi seperti Golkar. Ikhwan mengatakan PAN dan PPP dalam deklarasi nominasi nama-nama capres tidak pernah menyebutkan nama Anies, yang ada hanyalah tokoh-tokoh yang berpotensi sebagai rivalnya Anies.

"Seperti Ganjar Pranowo dan Erick Thohir,” katanya.

Jajaran pengurus Partai Golkar menanggapi persoalan ini dengan rileks. Bagi jajaran Partai Golkar, kedatangan jajaran pengurus PKS merupakan wujud hubungan bilateral antara kedua partai dan penguatan silaturahmi antar partai yang berarti tidak ada hubungannya dengan koalisi. Partai Golkar menyatakan setia terhadap KIB.

Baca Juga: SafarI Politik Partai NasDem, Usai Kunjungi Sekber Gerindra-PKB, Kini Partai Golkar, Selanjutnya?

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengatakan banyaknya partai politik yang bersilaturahmi ke kantor DPP Golkar membuktikan bahwa Ketua Golkar Airlangga Hartanto sangat piawai dalam membangun komunikasi dengan seluruh partai di Indonesia.

"Serta menunjukkan adanya kenyamanan dalam Partai Golkar,” ujarnya. ***

Halaman:

Editor: Yudho Raharjo

Sumber: Okezone.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Viral Meme Puan Maharani, Begini Tanggapan PDIP

Sabtu, 25 Maret 2023 | 07:41 WIB
X