Gempa Susulan Masih Terjadi di Jayapura Papua, BMKG Ungkap Fakta Penyebab dan Dampaknya

- Jumat, 10 Februari 2023 | 21:49 WIB
Foto info gempa susulan di Kota Jayapura Papua  dari BMKG (bmkg.go.id)
Foto info gempa susulan di Kota Jayapura Papua dari BMKG (bmkg.go.id)

HARIANHALUAN.COM - Akhir-akhir ini kejadian bencana alam khususnya gempa sering sekali kita dengar. Belum satu minggu gempa besar di Turki terjadi disusul gempa di laut Banten dan kemarin pukul 13.28 WIB terjadi juga gempa di Kota Jayapura Papua tepatnya pada Kamis 9 Februari 2023 berkekuatan magnitudo 5,4.

Gempa susulan masih terus tejadi di Kota Jayapura Papua. Dilansir dari laman BMKG, gempa magnitudo 2,9 dan 3,5 masih terjadi hari ini masing-masing pada pukul 17.36 dan 15.54 WIB. Gempa susulan yang cukup besar juga terjadi pada pukul 20.26 WIB yaitu sebesar M 4,0.

Titik pusat gempa yang menyebabkan guncangan berada di sebelah barat daya Kota Jayapura Papua dengan kedalaman pusat gempa sebesar 10 km.

Baca Juga: Pesawat Susi Air Dibakar KKB Papua, Panglima TNI Kirim Pasukan Tambahan Ini untuk Evakuasi Korban

Baca Juga: Cara Buat Kartu Nama Keren dan Elegan di Canva, Gampang Banget

Dilansir Harianhaluan.com dari akun Twitter Pakar Gempa BMKG, Daryono menjelaskan gempa di Kota Jayapura Papua ini menyebabkan beberapa kerusakan di wilayah tersebut.

"Kerusakan akibat gempa Jayapura M5,2: Rumah Warga Kel Angakasapura, RM Cirita Cafe, RSUD DOK II, Mall Jayapura, Kampus Univ Cendrawasih Bawah, Showroom Honda Polimak, Showroom Toyota Polimak, Longsor akibat gempa di Bucend Menara Jaya, Kebakaran di Rawa 2Kelurahan Hamadi", ujar Daryono dalam cuitannya.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, setidaknya sudah ada 700 orang yang terdampak gempa di Kota Jayapura Papua mengungsi.

Baca Juga: Jumlah Pengungsi Gempa Jayapura Lebih dari 2.000 Jiwa, Ini 15 Titik Lokasi Pengungsiannya

Baca Juga: Program Travel and Gold, Inovasi Baru Pegadaian Kanwil II Pekanbaru

Penyebab gempa di Kota Jayapura Papua menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati karena adanya aktivitas sesar yang melintasi Kota Jayapura.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif, hasil analisis, mekanisme sumber menunjukan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser," ucap Kepala BMKG pada Kamis 9 Februari 2023.

Sesar aktif merupakan patahan pada bidang rekahan batuan didalam tanah yang diikuti adanya pergerakan antar satu sesar dengan sesar yang lain dan memicu terjadinya getaran yang menyebabkan gempa. Hal ini yang terjadi di wilayah Kota Jayapura Papua pada hari Kamis lalu.(*)

Editor: Amal Nur Ngazis

Sumber: BMKG, Twitter DaryonoBMKG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X