Jusuf Kalla: Afghanistan di Bawah Taliban akan Berubah

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 17:35 WIB
Jusuf Kalla
Jusuf Kalla

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Presiden (Wapres) 2014-2019 HM. Jusuf Kalla berpendapat, Afghanistan di bawah kepemimpinan Taliban akan mengalami transformasi apabila disiplin tetap dipertahankan di seluruh negara itu. Taliban sendiri saat ini sudah mengalami perubahan lebih moderat yang dapat dilihat saat terjadinya perundingan damai yang dipimpin Indonesia.

Ketika menyampaikan pandangan dalam diskusi publik Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Perdamaian Indonesia secara virtual, Sabtu (21/8/2021), Jusuf Kalla menilai Taliban sudah sangat ingin berubah yang berbeda dengan pemerintahan lama dua dasa warsa lain. Sejauh ini, ketika terjadi perubahan politik tidak terjadi perang saudara.

"Taliban sekarang ini sudah berubah, tidak seperti dua dasa warsa lalu yang kaku dan cenderung keras. Adanya larangan terhadap wanita untuk tidak bekerja misalnya mungkin akan berubah. Oleh sebab itu ketika terjadi pengambilalihan kekuasaan relatif berlangsung damai," sebut Jusuf Kalla.

Sebelum terjadi perubahan politik, di Afghanistan ini terdapat tiga pihak, yakni Amerika Serikat, pemerintah Afghanistan dan kelompok Taliban. Ketika Amerika Serikat meninggalkan Afghanistan maka Taliban dengan cepat dapat menguasai Afghanistan.

Jusuf Kalla menilai adanya keinginan damai antara pemerintah lama dengan Taliban sebelum adanya pengambilalihan kekuasaan 16 Agustus lalu.

Keyakinan Jusuf Kalla ini didasari pertemuan empat kali dengan pimpinan Taliban saat menjalani perundingan damai di Jakarta dan Qatar saat menjadi Wapres dulu.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mendukung sikap Pemerintah Indonesia yang memberi kesempatan kepada Pemerintahan Taliban untuk mengatur proses peralihan kekuasaan secara damai.

Apalagi, kata Hidayat, Taliban sudah mendeklarasikan beberapa hal sebagai jawaban atas kekhawatiran dari dunia internasional. Taliban mengaku akan menghargai hak perempuan dan anak, tidak akan mentoleransi tindakan terorisme serta melaksanakan Pemerintahan secara moderat.

“Saat ini pilihan paling rasional bagi Pemerintah Indonesia adalah membersamai proses perubahan yang terjadi di Afghanistan. Kita beri kesempatan kepada rakyat Afghanistan untuk berkompromi menentukan menentukan nasibnya sendiri.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Tags

Terkini

Pemko Pariaman Lakukan Pengamanan Aset Daerah

Sabtu, 21 Mei 2022 | 21:48 WIB

Volume Sampah Kota Pariaman Alami Peningkatan

Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:17 WIB
X