Sponsor Judi Akan Dilarang, Sembilan Tim Liga Inggris Terancam Keuangannya

- Jumat, 24 September 2021 | 07:05 WIB

Pemerintah Inggris meninjau kembali Undang-Undang Perjudian 2005 yang kemungkinan akan mencakup semua tentang perjudian termasuk sponsor judi di sepak bola. Meskipun masih wacana tetapi kabar ini menjadi kabar buruk bagi sembilan tim Premier League yang menjadikan situs judi sebagai sponsor utama mereka.

Hampir setengah dari 20 klub yang bermain di Premier League terpaksa harus mengganti sponsor mereka apabila larangan ini sudah resmi. Sembilan tim Premier League ini harus dengan segera mencari sponsor baru untuk kemajuan tim.

Menurut laporan dari Daily Mail, pemerintah Inggris akan meresmikan proposal baru tentang larangan sponsor judi di jersey sepak bola paling cepat akhir tahun ini atau awal tahun 2022. Hal ini termasuk sponsor judi yang dipasang di jersey sepak bola bagian depan. 

Selain itu, larangan tersebut juga mencakup iklan judi di pinggir lapangan dan iklan TV. Untuk hal ini kemungkinan akan sulit direalisasikan mengingat beberapa pemegang hak siar Liga Inggris juga disokong oleh rumah taruhan. 

Sembilan tim yang terancam keuangannya apabila peraturan ini benar terjadi adalah Brentford, Burnley, Crystal Palace, Leeds, Newcastle, Southampton, Watford, West Ham United dan Wolverhampton Wanderers. Tim-tim ini menjadikan rumah taruhan atau situs judi sebagai sponsor utama mereka. 

Situs judi dan rumah taruhan bisa mensponsori sebuah tim sepak bola karena penghasilan yang didapat sangat besar. Tiap tahun situs judi dan rumah taruhan bisa mendapatkan lebih dari 100 juta pounds. Dengan pendapatan sebesar itu situs judi dan rumah taruhan bisa menjadi sponsor utama untuk sebuah tim sepak bola. 

Wacana tentang persoalan ini diluncurkan oleh Departemen Digital, Budaya, Media, dan Olahraga (DCMS) Britania Raya pada Desember 2020. Tinjauan yang dilakukan pemerintah ini berakhir Maret kemarin dengan menghasilkan bukti-bukti yang konkret. 

'Kami cukup yakin akan ada akhir dari permasalahan sponsor judi di jersey sepak bola. Semua orang mengharapkan itu. Para reformis menginginkan lebih tetapi banyak politisi khawatir dengan keuangan tim yang mendapatkan pemasukan utama dari sponsor judi (terancam finansialnya)'

Sebelumnya pemerintah Inggris juga resmi melarang sponsor rokok ada di jersey klub sepak bola Inggris di tahun 2003. Larangan soal sponsor perjudian ini diharapkan akan membuat perubahan yang lebih baik untuk sepak bola Inggris dan warga Inggris. 

Halaman:

Editor: Bayu Christian

Sumber: Daily Mail, bola.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SEA Games Ditunda Sampai Mei 2022

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:42 WIB

PON XX Papua Sumbang 176 Kasus Positif Covid-19

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:42 WIB

Atasi Torino, Napoli Kini Berburu Scudetto Ketiga

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Resmi: Salernitana Pecat Fabrizio Castori

Senin, 18 Oktober 2021 | 04:20 WIB

Napoli Segera Permanenkan Andre Zambo Anguissa

Senin, 18 Oktober 2021 | 01:05 WIB

Terpopuler

X