Formula E adalah Balapan Masa Depan, Benarkah?

Milna Miana
- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 11:45 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Balapan mobil listrik dunia Formula E akhirnya resmi diumumkan akan digelar di Jakarta pada tahun depan. Event ini sekaligus menjadi pijakan bagi Indonesia yang siap menyongsong masa depan dengan kendaraan ramah lingkungan, guna menurunkan polutan untuk kehidupan yang lebih baik. Gelaran Formula E di Jakarta juga akan mensejajarkan Indonesia dengan negara di Asia Tenggara, seperti penyelenggaraan F1 GP Singapura dan MotoGP dan Malaysia.

Saat ini produsen otomotif yang terlibat dalam Formula E antara lain Nissan (Jepang), Mahindra (Suzuki India), Nio (Cina), Jaguar-Panasonic (Inggris), Mercedes-Benz EQ (Jerman) Venturi (Monaco), AUDI (Jerman), BMW (Jerman), DS Tech (Cina), HWA (Jerman), GEOX Dragon (AS), dan Virgin (Inggris), dan tim baru Tag Heuer Porsche FE Team (Prancis).

Baca Juga: Formula E di Jakarta Ditunda Hingga 2022

Balap Formula E juga banyak diikuti pembalap top yang pernah berkiprah di Formula 1 seperti Felipe Massa, Stoffel Vandoorne, Sebastien Buemi, dan eks pembalap Formula 2.

Chief Championship Officer Formula E, Alberto Longo menyampaikan bahwa Indonesia sangat strategis untuk Formula E, dengan jumlah penduduk 280 juta dimana sebagian besar didominasi oleh generasi milenial yang memiliki hasrat yang kuat pada autosport.

“ FEO mengucapkan selamat dan menyambut baik Indonesia sebagai tuan rumah E-Prix 2022. Bagi Indonesia, Penyelenggaraan Formula E merupakan media yang penting untuk mempromosikan industri Kendaraan Listrik (EV) dan energi bersih”, ungkap Alberto.

Baca Juga: Formula E di Monas Resmi Ditunda

Dengan sensasi serupa Formula 1, ajang balapan yang bernaung di bawah Federasi Otomotif Internasional (FIA) ini diyakini akan menjadi balap mobil masa depan karena tergolong ramah lingkungan. Disebut balapan masa depan karena pada praktiknya, Formula E alias Formula Electric menggunakan mobil-mobil bertenaga listrik, sehingga bebas emisi dan diadakan di jalan raya yang diubah jadi sirkuit sementara.

Penyelenggaraan Formula E dinilai sejalan dengan upaya Presiden Joko Widodo terkait upaya peralihan energi konvensional ke energi yang lebih ramah lingkungan, hal ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam melakukan hilirisasi industri berbasis pengembangan inovasi teknologi.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Semua Hal yang Perlu Diketahui Tentang AFF Suzuki Cup

Sabtu, 4 Desember 2021 | 16:41 WIB

5 Lulusan Terbaik dari Akademi Sporting CP

Sabtu, 4 Desember 2021 | 14:18 WIB

5 Pemain Bintang yang Pernah Membela RC Lens

Sabtu, 4 Desember 2021 | 13:49 WIB
X