Kisah Adrian Mutu, Si Liar yang Tetap Jadi Legenda Rumania

- Jumat, 19 November 2021 | 15:40 WIB
Adrian Mutu saat memperkuat Chelsea
Adrian Mutu saat memperkuat Chelsea

Chelsea pun akhirnya memutuskan untuk memecat Adrian Mutu serta membayar ganti rugi sebesar 17 juta Euro karena melanggar kontrak kerja. Pemain berkualitas asal Rumania tersebut juga mendapatkan skors larangan bermain selama tujuh bulan hingga Mei 2005 dan membayar denda sebesar 20.000 Euro.

Adrian Mutu masih bernasib baik karena pada Januari 2005 ia direkrut oleh Juventus meskipun ia baru bisa dimainkan pada bulan Mei 2005 tepatnya setelah 17 Mei 2005. Ia dikontrak selama lima tahun bersama Juventus.

Mutu mencatatkan 45 penampilan di semua kompetisi bersama Juventus serta menceak 11 gol. Skandal Calciopoli yang membuat Juventus turun ke Serie B serta dua gelar scudetto musim 2004/2005 dan 2005/2006 dihapus membuat Adrian Mutu memilih untuk hengkang dari Juventus dan bergabung dengan Fiorentina.

Adrian Mutu resmi membela tim asal kota Florence tersebut pada Juli 2006. Ia pun kembali dilatih oleh Cesare Prandelli yang saat itu Mutu pernah dilatih oleh Prandelli saat memperkuat Parma.

Adrian Mutu kembali menampilkan performa terbaiknya bersama tim yang identik dengan warna ungu tersebut. Cesare Prandelli sukses membuat Adrian Mutu kembali tampil dengan baik. 

Cesare Prandelli memutuskan untuk menduetkan Mutu dengan Luca Toni di lini depan. Hasilnya duet tersebut sukses mencetak 32 gol dan menjadi duet terbaik di Liga Italia saat itu. Adrian Mutu sukses mencetak 16 gol dan delapan assist dalam 33 penampilan di Liga Italia bersama Fiorentina.

Musim keduanya bersama Fiorentina, Mutu tak lagi diduetkan oleh Luca Toni karena Toni memilih untuk bergabung dengan Munchen di tahun 2007.

Namun Adrian Mutu tetap menunjukan permainan yang impresif meskipun tanpa Luca Toni. Kali ini ia diduetkan dengan Giampaolo Pazzini dan menghasilkan banyak gol dimusim keduanya bersama La Viola. Mutu mencetak total 23 gol untuk Fiorentina di semua kompetisi pada musim 2007/2008.

Adrian Mutu kemudian menjadi idola baru bagi para penggemar Fiorentina setelah ia mampu membawa Fiorentina kembali bermain di Liga Champions musim 2009/2010. Fiorentina tampil sangat impresif pada Liga Champions musim 2009/2010 dengan menjadi juara Grup E menyingkirkan Liverpool dan Debrecen.

Duet Adrian Mutu dan Alberto Gilardino cukup menakutkan tim lawan saat itu. Fiorentina menghadapi Bayer Muncehn pada babak 16 besar Liga Champions musim 2009/2010. Raksasa Jerman tersebut kesulitan untuk mengalahkan Fiorentina namun pada akhirnya Bayern Munchen mampu mengalahkan Fiorentina di babak 16 besar.

Halaman:

Editor: Bayu Christian

Sumber: Corriere dello Sport, goal.com, Pandit Football

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Barcelona Tolak Permanenkan Adama Traore

Selasa, 24 Mei 2022 | 07:20 WIB
X