Piala Gubernur Jatim Rusuh

- Minggu, 11 Januari 2015 | 18:56 WIB

Lewat serangan balik, Persegres berhasil mencetak gol di menit ke-20 melalui M. Kamri. Solo run Kamri dituntaskan dengan sebuah sepakan mendatar, bola bersarang di pojok kiri gawang gawang Persik yang dikawal Sandy Firmansyah. Setelah tertinggal, Persik mencoba untuk mencetak angka. Mereka masih mengandalkan kecepatan dua pemain sayap, Faris Aditama dan Uciek Sugiarto.

Tempo permainan mulai menurun pada 10 menit menjelang jeda. Permainan monoton Persik membuat serangan mereka dapat dengan mudah dibaca oleh pemain Persegres. Tim tamu justru berbalik mendikte laga. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Persegres menurunkan Supriyono dan Yusuf Effendi menggantikan Habib Syukron dan Wismoyo. Sementara Persik menuĀ­runkan Hariyanto dan Didik Arianto menggantikan Henrique dan Rendi Saputra. Sebuah tendangan percobaan dilepaskan Faris Aditama di menit ke-50. Sial, bola hanya membentur mistar gawang.

Umpan sangat matang diberikan Hariyanto kepada Ugiek di menit ke-55. Meski berdiri tanpa kawalan di muka gawang, tandukan eks Persepam Madura United ini melambung dari jala Persegres. Persegres mendapat peluang berharga di menit ke-57 dari kaki Djurovic. Lolos dari jebakan offside, penyerang asal Montenegro ini hanya tinggal berhadapan dengan kiper. Sayang eksekusinya mampu diredam kiper Sandy Firmansyah.

Masuknya Hariyanto dan Didik Arianto membuat Persik kembali dalam permainan dengan tempo cepat. Peluang kembali diperoleh Ugiek di muka gawang pada menit ke-62. Tapi kiper Ridwan sangat cekatan dalam mengamankan sarangnya. Djurovic mendapat dua kesempatan di menit ke-65 dan 66. Tapi tak satupun yang berbuah gol. Untuk memperkuat lini tengah, Persegres memasukkan Lan Bastian menggantikan Doni Siregar menit ke-67.

Persik akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-69 melalui Agung Suprayogi. Menerima bola lambung Didik Ariyanto, Agung yang berdiri tanpa kawalan berhasil menaklukkan kiper Ridwan. Skor berubah menjadi 1-1. Agung yang baru saja mencetak gol penyama, ditarik keluar dan digantikan Qischil Gandrum pada menit ke-72. Semenit berikutnya, Matsunaga memiliki kans untuk mencetak gol. Tapi tendangannya terlalu mudah bagi kiper Sandy.

Tandukan Ugiek Sugiarto pada menit ke-78 memanfaatkan assist Qischil berhasil mengoyak jala Persegres. Persik berbalik unggul 2-1. Setelah gol Ugiek, keributan pecah di tribun barat daya. Dua suporter, Persikmania dan Ultras saling lempar botol. Dan, kejadian ini disaksikan langsung oleh Gubernur Jatim, Soekarwo. Lepas insiden ini, suasana stadion berubah mencekam.

Pertarungan di dalam lapangan juga tak kalah panas. Baik Persik maupun Persegres sama-sama bermain kasar. Skor 2-1 akhirnya menutup laga ini. Persik Kediri dipastikan menjadi juara Piala Gubernur. Ini adalah gelar kelima bagi Macan Putih. (h/net)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Jose Mourinho: Ini Adalah Tanggung Jawab Saya

Jumat, 22 Oktober 2021 | 11:59 WIB

West Ham vs Genk: The Hammers Catat 3 Rekor Baru

Jumat, 22 Oktober 2021 | 11:09 WIB

Agen Lorenzo Insigne Bertemu dengan Beppe Marotta

Jumat, 22 Oktober 2021 | 04:20 WIB

Alami Cedera, Erick Pulgar Absen Membela Fiorentina

Jumat, 22 Oktober 2021 | 03:30 WIB

Profil Gavi, Maestro Baru di Lini Tengah Barcelona

Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:42 WIB

3 Bintang Muda Harapan Masa Depan FC Barcelona

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:16 WIB

3 Hal Positif dari Kemenangan PSG Atas RB Leipzig

Rabu, 20 Oktober 2021 | 21:45 WIB

Profil Anthony, Bintang Baru Ajax dari Brasil

Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:01 WIB
X