Pembuktian Ronaldo

Administrator
- Kamis, 19 Februari 2015 | 18:51 WIB

Dalam laga ini yang menjadi bintang adalah Ronaldo. Ronaldo mampu men­yum­bangkan satu gol dan satu asistnya untuk menjadi gol kedua Madrid yang diciptakan oleh Marcelo. Ronaldo bikin gol di babak pertama, tepatnya di menit ke-26. Gol kedua Marcelo dibuat di 10 menit terakhir pertandingan ini.  Gol ini membuktikan bahwa Ronaldo mampu bangkit setelah tampil buruk dalam tiga laga terakhirnya.

Cristiano terlahir untuk mencetak gol. Saya dan para pemain lain tidak merasa ada masalah andai Cristiano tidak mencetak gol di satu atau dua laga.” tutur Ancelotti.”Saya tahu cepat atau lambat dia akan mencetak gol. Dia adalah pemain penting bagi kami.” pungkasnya.

Madrid tampil dominan dalam pe­nguasaan bola dengan persentase 61%-39%. Soal peluang, Los Merengues mencatatkan 10 tembakan dengan empat mengarah ke gawang. Sedangkan Schal­ke punya delapan upaya dan tiga yang tepat sasaran plus satu membentur mistar.

Manajer Real Madrid, Carlo An­ce­lotti mengungkapkan jika dirinya sangat puas dengan kemenangan yang diraih pasukannya atas Schalke. Ia juga men­jelas­kan kalau kemenangan tersebut merupakan hasil kesabaran para pemainnya.

“Saya menyukai laga tersebut. Kami bermain dengan hebat dan tenang. Intensitas laga tadi tidak tinggi, dan memang hal itu tidak diperlukan. Kami bermain sabar di babak pertama dan berhasil mengontrol pertandingan. Kami mendapatkan ancaman yang tidak mem­bahayakan, secara umum kami bermain dengan baik.” pungkas Ancelotti.

“Saya senang karena laga ini tidak mudah setelah kami menjalani masa-masa sulit di La Liga. Semuanya berjalan baik bagi kami dalam pertandingan ini. Sayangnya laga tidak berjalan dalam intensitas tinggi karena Schalke memilih bertahan sejak awal,” urai Ancelotti seperti dilansir AS.

Ancelotti juga mengakui bahwa Madrid sebenarnya tidak menunjukkan permainan terbaiknya. Namun ia tetap puas karena pasukannya berhasil me­ngendali­kan pertandingan.”Kami me­mang tidak bermain dalam level tertinggi kami. Tapi kami berhasil mengambil kendali permainan. Saya rasa kami mengawali pertandingan dengan baik, memiliki ide yang jelas dengan men­yerang lewat sayap,”ujar Anceloti.

Pelatih Schalke Roberto Di Matteo menyatakan bahwa kekalahan ini tak bisa dihindarkan.Menurut Di Matteo, Schal­ke telah berjuang sangat keras. Namun, Madrid terlalu kuat. “Kami sudah berusaha dan melakukan semua yang bisa kami lakukan. Hanya saja, lawan kami sangat kuat. Di level seperti ini, kualitas yang dimiliki Real Madrid lah yang menjadi pembeda,” tutur Di Matteo seperti dilansir AFP.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Napoli vs Atalanta: La Dea Taklukan Partenopei 3-2

Minggu, 5 Desember 2021 | 11:20 WIB

Thomas Tuchel: Chelsea Lakukan Banyak Kesalahan

Minggu, 5 Desember 2021 | 00:30 WIB

Tim Bulutangkis PWI Solsel Juara 2 di Ajang Porwanda

Sabtu, 4 Desember 2021 | 20:35 WIB

Semua Hal yang Perlu Diketahui Tentang AFF Suzuki Cup

Sabtu, 4 Desember 2021 | 16:41 WIB

5 Lulusan Terbaik dari Akademi Sporting CP

Sabtu, 4 Desember 2021 | 14:18 WIB

5 Pemain Bintang yang Pernah Membela RC Lens

Sabtu, 4 Desember 2021 | 13:49 WIB
X