Semen Padang Alami Banyak Kerugian

- Kamis, 19 Februari 2015 | 18:52 WIB

PT Liga Indonesia (PT LI) dan klub peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015 merapatkan bari­san. Mereka mencari solusi dalam mengatasi tantangan yang diberikan Menteri Pe­muda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Bersama Badan Olahraga Profesional Indonesia (BO­PI), Menpora berupaya kuat menunda pelaksanaan kom­petisi ISL yang dijadwalkan PT LI berlangsung pada 20 Feb­ruari. Yakni, dengan tidak memberikannya rekomendasi.

Kompetisi baru bisa dipu­tar mulai 4 Maret dengan sejumlah catatan khusus, yakni jika PT LI dan klub peserta ISL mampu memenuhi seluruh persyaratan yang diminta BO­PI tujuh hari sebelumnya. Apabila baru dipenuhi pada 4 Maret, maka kompetisi ISL baru bisa diselenggarakan 11 Maret.

Menyikapi hal tersebut, CEO PT LI Joko Driyono mengatakan bakal menyusun langkah dan arahan kebijakan di Bandung, Jumat (20/2).”PT LI dengan seluruh klub akan ke Bandung. Di sana (Ban­dung), ada momen yang se­belumnya direncanakan, yaitu adanya pertandingan,” terang Joko Driyono.

“Sebanyak 18 perwakilan klub akan menyatakan sikap terkait adanya keputusan Ke­menpora. Hasil rapat Komite Eksekutif (Exco), Kamis (19/2) malam, juga akan menjadi dasar,” pungkas Joko Driyono. (h/mg-san)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Harapan Paolo Maldini Untuk Franck Kessie

Selasa, 21 September 2021 | 10:15 WIB
X