Salah Hentikan Rekor Menawan Bianconeri

- Jumat, 6 Maret 2015 | 19:06 WIB

 

Bertanding di hadapan pendukung sendiri, Juventus langsung menekan. Namun Fiorentina mampu unggul lebih dulu pada menit 11 melalui Salah. Namun Juven­tus mampu membalasnya pa­da menit ke 24 Llorente. Na­mun Salah kembali membuat Fiorentina unggul pada menit 56. Gol dari salah tersebut menjadi gol terakhir.

Pelatih Juve Massimiliano Allegri menilai kemenangan pantas didapatkan tim lawan karena main lebih baik. “Kami sudah tahu bahwa Fiorentina sedang tampil bagus dan saya akan bilang bahwa kedua tim sama-sama bagus di babak pertama,” ujar Allegri kepada Rai Sport yang dilansir Foot­ball Italia.

“Setelah turun minum, kami kehilangan organisasi sekitar 10 menit sehingga memungkinkan mereka untuk menciptakan dua atau tiga peluang dan akhirnya kebo­bolan lewat peluang ketiga. Kami memiliki beberapa pe­luang untuk menyamakan skor tapi Fiorentina bermain lebih baik dan pantas memenangi pertandingan malam ini. ,” sambung eks allenatore AC Milan ini.

Dengan situasi ini maka Bianconeri menghadapi tugas yang lebih berat di leg II. Untuk lolos ke final, Juve mesti bisa mengalahkan Fio­rentina dengan selisih dua gol pada 7 April mendatang. “Ma­sih ada leg kedua, kami akan mencoba membalikkan kea­daan. Memang tidak akan mudah karena Fiorentia se­dang bagus dan memainkan sepakbola yang sangat bagus,” imbuh Allegri.

Pelatih Fiorentina, Mon­tella mengatakan kunci ke­menangan anak asuhnya ada­lah karena bermain tanpa rasa yang ta­kut terhadap Juven­tus. “Per­forma kami luar biasa, mulai dari penyerang yang juga bekerja dengan baik mem­bantu perta­hanan. Para pemain tahu bahwa sukses hanya bisa dida­pat de­ngan pengorbanan,” ujar Mon­tella kepada Rai Sport.

“Saya tahu Juventus me­miliki tekad lolos ke final dan saya mengekspektasikan leg II nanti bakal sama beratnya. Saya juga takut tim saya agak terpengaruh dengan hasil be­lakangan ini, sehingga di babak pertama kami tampil pasif. Kami menunjukkan ke­bera­nian setelah istirahat dan dari situlah gol kemenangan kami tercipta.” Imbuhnya.

Kekalahan dari Fiorentina bukan hanya mengecilkan kans lo­los Juventus ke final Cop­pa Italia. Namun, hasil negatif itu juga meng­hen­­ti­kan re­kor me­­na­wan ­di kan­dang­nya sendiri. Dicatat InfostradaLive, itu adalah kekalahan pertama Juve di Juventus Stadium sejak April 2013 kala ditekuk Bayern Munich 0-2 dalam laga perem­patfinal Liga Champions 2012-13.

Atau kekalahan kandang keempat mereka dalam 94 pertandingan di seluruh kom­petisi sejak bermukim di sta­dion ini.Adapun catatan lain­nya yang patah. Setelah 3,5 tahun untuk  pertama kalinya sejak pembukaan stadion ini (September 2011), Juve kalah di sebuah pertandingan Coppa Italia di kandangnya sen­diri.(h/mg-san)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Harapan Paolo Maldini Untuk Franck Kessie

Selasa, 21 September 2021 | 10:15 WIB
X