Ketua PSSI Pertanyakan Kasus Pengaturan Skor

Administrator
- Kamis, 18 Juni 2015 | 18:59 WIB

Tim advokasi Indo­ne­siaVsMafiabola akhirnya memilih mendampingi BS untuk melaporkannya ke Bareskrim Polri soal du­gaan pengaturan skor dari 2000-2015. Lalu, pada Ra­bu (17/6) kemarin, eks pelatih Persipur Pur­wo­dadi, Gunawan, dan mantan pelatih Persidafon Dafon­soro, Agus Yuwono, juga mengaku mengetahui ada­nya pengaturan skor di Liga Indonesia.

La Nyalla pun mem­per­tanyakan modus pe­nga­kuan-pengakuan tersebut. Dia mempertanyakan ke­napa kasus itu baru dibuka sekarang.”Kenapa baru bi­lang ke media sekarang? Kenapa tidak dari dulu-dulu. Sudah jelas, kalau ada indikasi pengaturan skor silahkan lapor ke Komisi Disiplin PSSI,” tegas La Nyalla Kamis (18/6).

Dia juga menilai, lapo­ran Gunawan soal pe­nga­turan skor kepada Djamal Aziz salah alamat. Me­nu­rutnya, semua masalah du­gaan pengaturan skor me­rupakan tugas Komdis PS­SI.”Untuk apa lapor ke Djamal Aziz. 2013 itu dia Ketua Komite Media kok. Ka­lau mau lapor ya ke Ko­mdis PSSI,” kata La Nyalla.

Anggota Komite Ekse­kutif PSSI Djamal Aziz mengaku tak mengenal eks pelatih Persipur Pur­wo­dadi, Gunawan, yang me­ngaku pernah melaporkan adanya pengaturan skor kepada dirinya.

Menurutnya, urusan match fixing bukan tugas­nya, melainkan Komisi Disiplin PSSI.Pada Rabu (17/8) ke­marin Gunawan mem­be­berkan bahwa tim­nya sem­pat mengalami pe­ngaturan skor pada tahun 2013 di Divisi Utama. Ke­tika itu dia telah mencoba me­la­por­kannya kepada Dja­­­mal Aziz berulang kali. Na­­mun tidak ada tang­gapan.

Djamal mengaku tidak mengenal sama sekali de­ngan sosok Gunawan. Na­mun dia tidak menampik, sempat ada yang meng­hubungi dia soal kasus pe­nga­turan skor. Tetapi, dia menyarankan agar me­la­por­kan langsung kepada Ko­m­dis.

“Saya tidak tahu, saya tidak kenal dengan Guna­wan. Yang telepon ke saya jutaan, jadi saya tidak tahu. Lagi pula, saya tidak pernah jadi Komdis. Jadi, jangan lapor ke saya. Masa harus saya yang urus. Tapi saya arahkan supaya mela­por­kan ke komdis saja. Karena saya waktu itu Exco PSSI Komite Media,” ungkap Djamal Kamis (18/6).

Djamal juga menilai ma­raknya orang-orang yang me­ngakui adanya penga­turan skor lebih baik lapor kepada kepolisian. Namun dia keberatan dengan la­poran pengaturan skor itu yang terjadi dari 2000-2015, sedangkan dia menjabat di PSSI mulai 2013.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

5 Lulusan Terbaik dari Akademi Sporting CP

Sabtu, 4 Desember 2021 | 14:18 WIB

5 Pemain Bintang yang Pernah Membela RC Lens

Sabtu, 4 Desember 2021 | 13:49 WIB
X