Kisah Luca Toni, Penyerang Terbaik yang Pernah Dimiliki Italia

- Jumat, 10 Desember 2021 | 15:40 WIB
Luca Toni bersama Italia pada Piala Dunia 2006
Luca Toni bersama Italia pada Piala Dunia 2006

HARIANHALUAN.COM - Penggemar sepak bola era 2000an mungkin tak akan asing ketika mendengar nama Luca Toni. Striker jangkung asal Italia tersebut berhasil menghibur para penggemar sepak bola lewat aksinya yang memukau.

Luca Toni sudah membela 15 klub semasa ia menjalani karir sebagai pesepak bola profesional. Ia pun berhasil membantu timnas Italia untuk meraih gelar keempat Piala Dunia pada Piala Dunia 2006. 

Luca Toni adalah penyerang klasik yang unggul dalam perebutan bola di udara dan buas di depan gawang lawan. Ia adalah seorang striker murni dan haus gol. Kini sudah jarang striker yang mempunyai ciri khas permainan seperti Luca Toni. 

Penyerang klasik dan terhebat yang pernah dimiliki oleh Italia ini lahir di Pavullo nel Frignano, Italia pada 26 Mei 1977. Toni memulai karir sepak bolanya pada tahun 1991 dengan bergabung bersama akademi klub Modena.

Toni yang saat itu masih berusia 14 tahun ketika bergabung dengan Modena terus menunjukan performa terbaiknya hingga ia dipercaya untuk memperkuat klub senior Modena pada tahun 1994. Ia mulai menikmati karir sebagai pesepak bola profesional pada tahun 1994 meskipun hanya membela tim kecil yang berkompetisi di Serie B. 

Pada tahun 1994 hingga 2003, Luca Toni masih membela klub-klub kecil sambil berharap ada klub besar yang tertarik untuk merekrutnya. Setelah hengkang dari klub Modena, Toni kemudian bergabung dengan klub-klub kecil seperti Empoli, Fiorenzuola, Lodigiani, Treviso, Vicenza, dan Brescia.

Penyerang dengan tinggi badan 193cm ini kemudian memilih untuk bergabung dengan Palermo pada tahun 2003. Klub tersebut sangat berambisi untuk bisa kembali berkompetisi di Serie A dan oleh karena itu pihak tim memboyong Toni dari Brescia. 

Keputusan Palermo untuk merekrut Luca Toni sangat tepat karena ia sukses membawa kembali Palermo ke Serie A pada musim 2004/2005 setelah klub teersebut absen berkompetisi di Serie A selama 30 tahun. Ia sukses mencetak 30 gol untuk Palermo yang saat itu masih berkompetisi di Serie B. 

Penampilannya yang impresif bersama Palermo membuat timnas Italia memasukan namanya ke dalam skuat. Ia terus menampilkan permainan yang apik dan berhasil membantu Palermo menjalani pertandingan kualifikasi Liga Eropa pada musim keduanya bersama I Rosanero. 

Halaman:

Editor: Bayu Christian

Sumber: harianhaluan.com, Pandit Football

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X