Bagaimana Peran Perusahaan Ilmu Saraf Bantu Liverpool Juara Piala FA

- Minggu, 15 Mei 2022 | 19:07 WIB
Liverpool (Dwi Prima Putra)
Liverpool (Dwi Prima Putra)

HARIANHALUAN.COM - Banyak orang mengatakan bahwa tidak ada yang dapat dipersiapkan untuk tekanan mengambil penalti selama adu penalti, tetapi Liverpool berpikir sebaliknya.

Liverpool telah bekerja dengan sebuah perusahaan ahli saraf bernama neuro11, sebuah perusahaan asal Jerman yang mengkhususkan diri dalam latihan berbasis data ilmu saraf untuk para atlet elit.

Perusahaan ini dijalankan oleh Niklas Hausler dan Patrick Hantschke, yang telah membantu para pemain Liverpool meningkatkan fokus mental mereka di semua area permainan, terutama dalam hal adu penalti. Ini telah membantu menciptakan skuat yang disebut Jurgen Klopp sebagai "mentalitas monster".

Pelatih Liverpool mengambil waktu sejenak untuk berterima kasih kepada perusahaan tersebut setelah kemenangan mereka di final Piala FA, hari Sabtu (14/05) atas Chelsea, kemenangan yang sama seperti final Piala Carabao pada bulan Februari, karena laga dimenangkan The Reds melalui adu penalti.

Klopp berkata: "neuro11 menghubungi kami dua tahun lalu. Salah satunya adalah ahli saraf dan dia berkata 'kita bisa melatih tendangan penalti' saya berpikir 'sungguh, kedengarannya menarik, ayo lakukan'. Kami bertemu dan kami telah bekerja sama dan trofi ini untuk mereka, seperti Piala Carabao."

Baca Juga: Chelsea vs Liverpool: Menang Adu Penalti 5-6, The Reds Sukses Menangkan FA Cup Musim Ini

Apa yang dilakukan neuro11 untuk Liverpool?

Tim dari neuro11 telah bekerja dengan Liverpool dalam metode latihan khusus dengan mengandalkan kekuatan mental berbasis fakta. Mereka membantu para pemain untuk memblokir kebisingan yang datang dari luar dan untuk meningkatkan fokus mereka pada semua jenis situasi bola mati, dari penalti hingga tendangan sudut.

Ketika mereka bekerja dengan para pemain di AXA Training Centre, para profesional neuro11 memasang benda seperti headset pada anggota skuat Klopp dan melacak aktivitas otak mereka saat mereka melakukan gerakan yang berbeda. Data ini kemudian dapat digunakan untuk memberikan tips serta petunjuk kepada pemain yang bersangkutan.

Halaman:

Editor: Dwi Prima Putra

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Marseille Tunjuk Igor Tudor sebagai Pelatih Baru

Minggu, 3 Juli 2022 | 01:10 WIB

Marseille Resmi Berpisah dengan Jorge Sampaoli

Sabtu, 2 Juli 2022 | 00:35 WIB

5 Transfer Termahal Tottenham Sepanjang Sejarah

Jumat, 1 Juli 2022 | 20:43 WIB

Penolakan Raphinha Buka Pintu Neymar ke Chelsea

Jumat, 1 Juli 2022 | 20:08 WIB

Para Pemain Top yang Kini Berstatus Bebas Klub

Jumat, 1 Juli 2022 | 19:14 WIB
X