Statistik dan Fakta Menarik dari Pertandingan Final Liga Europa

- Kamis, 19 Mei 2022 | 19:10 WIB
Eintracht Frankfurt (Dwi Prima Putra)
Eintracht Frankfurt (Dwi Prima Putra)

HARIANHALUAN.COM - Eintracht Frankfurt mengamankan trofi Liga Europa setelah mengalahkan Rangers melalui adu penalti untuk mengklaim piala kasta kedua kompetisi sepak bola Eropa.

Setelah babak pertama tanpa gol di Seville, Joe Aribo mencetak gol pertama untuk raksasa Skotlandia setelah bek Frankfurt, Tuta tergelincir, meskipun 12 menit kemudian, Rafael Borre menyamakan kedudukan dengan tembakan jarak dekat yang cerdas.

Skor kemudian bertahan 1-1 sepanjang perpanjangan waktu sebelum Aaron Ramsey gagal dalam adu penalti untuk memastikan Frankfurt membawa trofi Europa League ke Jerman timur.

Berikut ini adalah statistik dan fakta menarik dari laga final Liga Europa antara Rangers vs Frankfurt:

Baca Juga: Final Liga Europa: Prediksi Lineup Rangers dan Eintracht Frankfurt

1. Frankfurt melakukan 11 tembakan ke gawang dalam 45 menit pertama, jumlah terbanyak kedua yang mereka lakukan di babak pertama dari setiap pertandingan sepanjang musim ini di semua kompetisi.

2. Pemain sayap Rangers, Ryan Kent menjadi pemain paling sibuk di 45 menit awal laga. Mantan pemain muda Liverpool terlibat lebih banyak duel (9) dan Kent juga membuat lebih banyak tekel (4) dibandingkan pemain lain di lapangan.

3. Aribo membuka skor pada malam itu ketika gelandang Rangers itu mencetak gol kesembilannya musim ini di semua kompetisi. Gol itu membuatnya menyamai perolehan gol terbaiknya dengan seragam Rangers, meskipun itu adalah gol pertamanya di Liga Europa musim 2021/22.

4. Pemain Frankfurt, Borre mencetak gol ke-12 nya musim ini sebagai gol balasan, 12 menit kemudian setelah timnya membangun serangan di lini belakang Rangers. Gol yang dibuat oleh sang striker, dihasilkan berkat umpan dari Filip Kostic dari sayap kiri, umpan ini menghasilkan assist ke-13 bagi pemain Serbia itu, selama musim ini. Tidak ada pemain yang mencatatkan lebih banyak assist di Liga Europa musim ini dibandingkannya dengan 4 assist.

5. Faktanya, sejak awal musim 2018/19, hanya lima pemain yang mencatatkan lebih dari 53 assist Filip Kostic di liga dan laga Eropa, Thomas Muller dengan 74 assist, Lionel Messi dengan 64 assist, Kevin De Bruyne dengan 62 assist, Angel Di Maria dan Trent Alexander-Arnold dengan 54 assist.

Baca Juga: Fiorentina Kalah 4-1, Vincenco Italiano Masih Optimis Bawa La Viola Lolos ke Liga Europa Musim Depan

6. Gelandang Frankfurt, Daichi Kamada, tampil memukau sepanjang waktu normal dan menjelang peluit panjang berbunyi, dia mencatatkan lebih banyak operan sukses ke sepertiga akhir lapangan (12), pemain asal Jepang itu juga menjadi pemain dengan sentuhan terbanyak di kotak penalti lawan (8) daripada pemain lain di lapangan.

7. Meskipun bersinar secara ofensif musim ini. Bek kanan Rangers, Tavernier terbukti menjadi kunci keberhasilan pertahanan mereka pada malam itu. Full-back itu unggul di 90 menit pembukaan final Liga Europa dengan duel paling banyak (18), intersep paling banyak dilakukan (3) dan sapuan paling banyak diselesaikan (7), sementara ia juga memenangkan kembali penguasaan bola lebih banyak daripada pemain lain di lapangan (11).

Halaman:

Editor: Dwi Prima Putra

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Marseille Tunjuk Igor Tudor sebagai Pelatih Baru

Minggu, 3 Juli 2022 | 01:10 WIB

Marseille Resmi Berpisah dengan Jorge Sampaoli

Sabtu, 2 Juli 2022 | 00:35 WIB

5 Transfer Termahal Tottenham Sepanjang Sejarah

Jumat, 1 Juli 2022 | 20:43 WIB

Penolakan Raphinha Buka Pintu Neymar ke Chelsea

Jumat, 1 Juli 2022 | 20:08 WIB

Para Pemain Top yang Kini Berstatus Bebas Klub

Jumat, 1 Juli 2022 | 19:14 WIB
X