Tolak Real Madrid, Apa yang Ditakutkan Mbappe?

- Minggu, 22 Mei 2022 | 18:42 WIB
Mbappe (Dwi Prima Putra)
Mbappe (Dwi Prima Putra)

HARIANHALUAN.COM - Sejauh keputusan pergi, ultimatum transfer Kylian Mbappe cukup mirip dengan situasi yang pernah dibuat oleh pebasket terkenal yakni LeBron James.

Pada tahun 2009, James memilih Miami Heat daripada Cleveland Cavaliers, dalam siaran langsung di ESPN. Sepak bola belum pernah melihat hal yang seperti itu, sampai Mbappe melakukan hal yang hampir mirip.

Dan sekarang, sejujurnya, keputusannya adalah kekecewaan yang tak terbantahkan, terkhusus untuk pendukung Real Madrid. Mbappe sudah resmi memperpanjang masa tinggalnya di Paris selama tiga tahun, menolak kepindahan impian yang telah lama ia idamkan ke Real Madrid.

Dalam situasi ini, kalian dapat membayangkan betapa jengkelnya Florentino Perez saat sedang duduk di kantornya dan memikirkan satu-satunya Galactico sejati yang tidak memilih Real Madrid, dan setelah semua waktu dan usaha yang telah dia investasikan juga, penolakan ini tentu sangat sulit diterima.

Dari perspektif sepak bola, hal itu adalah kekecewaan besar. Sederhananya, Mbappe tidak bisa dianggap sebagai yang terbaik di dunia karena tampil di Ligue 1 setiap minggunya. Dia tidak bisa menciptakan warisan yang melampaui olahragawan ternama. Dia juga mungkin tidak bisa benar-benar mengetahui seberapa bagus dia, bagaimana dia benar-benar mengukur dirinya melawan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Baca Juga: Diincar Real Madrid, Kylian Mbappe Tegaskan Bertahan di Paris Saint-Germain

Ini bukan soal sang pemain perlu pindah klub untuk menguji diri mereka sendiri, tetapi dia harus keluar dari liga terbaik kelima di Eropa, untuk mengetahui apa yang dia mampu. Setiap pencapaian di Ligue 1, dengan proyek yang didanai negara yang pengeluaran gajinya lebih besar daripada gabungan tim lainnya, tentu tidak akan membantu.

Apa yang ditakuti Mbappe? Apakah dia takut? mungkin, karena tidak sebaik yang dia pikirkan? Sepintas, itu tidak akan terlihat seperti itu. Dia adalah individu yang sangat percaya diri, yang permainannya tidak berubah dengan tampil bersama Neymar dan Messi. Keyakinan pada kemampuannya sendiri bukanlah sesuatu yang kurang.

Dan itu juga bukan soal uang. Diduga Real Madrid telah mencocokkan persyaratan yang ditawarkan PSG, bonus dan semuanya. Uang mendorong dan memotivasi begitu banyak keputusan tetapi, di luar itu, tampaknya tidak menjadi faktor penentu di sini.

Halaman:

Editor: Dwi Prima Putra

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Frenkie de Jong Kian Mendekat ke Manchester United

Selasa, 28 Juni 2022 | 10:15 WIB

Arsenal Resmi Dapatkan Gabriel Jesus

Senin, 27 Juni 2022 | 08:46 WIB
X