Korban Rasial Gagal Eksekusi Pinalti Final Euro Dapat Dukungan Pangeran William

- Senin, 19 Juli 2021 | 03:05 WIB
LONDON, ENGLAND - JULY 11: Bukayo Saka of England is consoled by Gareth Southgate, Head Coach of England following defeat in the UEFA Euro 2020 Championship Final between Italy and England at Wembley Stadium on July 11, 2021 in London, England. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images) (Laurence Griffiths)
LONDON, ENGLAND - JULY 11: Bukayo Saka of England is consoled by Gareth Southgate, Head Coach of England following defeat in the UEFA Euro 2020 Championship Final between Italy and England at Wembley Stadium on July 11, 2021 in London, England. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images) (Laurence Griffiths)

HARIANHALUAN.COM- Pangeran William memberikan dukungannya kepada tiga pemain timnas Inggris yang menjadi korban serangan rasial setelah gagal mengeksekusi penalti di final Euro 2020 (Euro 2021), (19/7).

Dilansir dari Daily Mail, Pangeran William dilaporkan telah masuk ke ruang ganti di Stadion Wembley usai pertandingan final Euro 2020 untuk memberikan rasa simpati kepada timnas Inggris yang menelan kekalahan, termasuk memberikan perhatian kepada tiga penendang penalti yang gagal: Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka.

Sumber internal kerajaan Inggris menyampaikan William muak dengan pelecehan rasial yang telah diderita oleh tiga pemain Inggris.

Pada pekan lalu, Bukayo Saka, yang menjadi salah satu korban serangan rasial juga telah meminta kepada perusahaan teknologi untuk membatasi percakapan bernada rasial di media sosial.

"Saya tidak ingin ada anak atau orang dewasa yang mendapatkan ujaran kebencian dan menyakitkan seperti yang saya, Marcus (Rashford), dan Jadon (Sancho) terima," ucap Bukayo Saka.

Editor: Endrik Ahmad Iqbal

Sumber: CNN Indonesia.com

Terkini

Napoli Meminta Fulham Untuk Menjual Anguissa

Jumat, 24 September 2021 | 14:05 WIB

4 Olahraga Ini Bisa Bikin Kamu Punya Badan Berotot

Jumat, 24 September 2021 | 06:43 WIB
X