Dipisahkan dengan Ibunya, Becca Meyers Mundur dari Olimpiade Tokyo

- Rabu, 21 Juli 2021 | 04:00 WIB
Becca Meyers  (Twitter)
Becca Meyers (Twitter)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM - Karena panitia tidak mengizinkan sekaligus pelatihnya, Becca Meyers, pemenang 3 kali medali emas Paralimpiade asal Amerika Serikat (AS) memilih diri dari tim yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.

“Saya ingin pergi ke Tokyo. Berenang telah memberi saya identitas saya sebagai pribadi. Saya selalu menjadi Becca Gadis Perenang.” kata Meyers kepada The Washington Post, seperti dilansir dari KompasTv, Rabu (21/7/2021).

“Saya tidak menganggap enteng keputusan (mundur) ini. Ini sudah sangat sulit bagi saya. (Tapi) saya perlu mengatakan sesuatu untuk membuat perubahan, karena ini tidak bisa berlangsung lebih lama lagi.”

Meyers merupakan perenang asal Amerika Serikat yang lahir dengan Usher Syndroms dan sudah tuna rungu sejak lahir. Untuk, Meyers dibantu alat bantu bernama cochlear implant.

Selain itu, Meyers juga kehilangan kemampuan melihatnya akibat penyakit bernama rentitis pigmentosa.

Sejak 2017 mencapai 3 medali emas paralimpiade Rio 2016, perenang 26 tahun itu memiliki kesepakan dengan Komite Olimpiade dan Paralimpiade Amerika Serikat (USPOC) untuk mengizinkan, Maria, menemani dirinya sebagai asisten personal (PCA).

Selama ditemani sang ibu, Meyers berhasil menggondol lima medali emas di kolam renang Pan Pacific Para di Australia pada 2018 silam.
Lalu pada World Para Swimming Championship di London 2019 silam, Meyers memenangkan 4 medali dan mencetak 2 rekor dunia.

Sayangnya, Olimpiade Tokyo 2020 diadakan tanpa penonton dan signifikan untuk delegasi asing, yang berarti asisten pribadi, termasuk ibunya, Maria Meyers tidak diizinkan masuk ke Jepang.

“Dia memberikan seluruh hidupnya untuk ini. Ini tidak dapat diterima. Ini memilukan," kata sang ibu, Maria Meyers.

“Dia takut pergi (sendirian). Dan maksud saya jaringan — seperti, digulung menjadi bola, gemetar.”

Becca juga mengaku mengalami stres yang lebih dan kesulitan tidur dan memulai latihan karena keputusan mundur dari Olimpiade.

“Aku belum tidur. Saya sangat stres. Saya kesulitan latihan karena situasi ini, dan saya belum bisa menjadi yang terbaik yang saya bisa," lanjut Becca.

"Saya tahu saya bisa menjadi yang terbaik dengan sumber daya yang saya pesan. Itu berhasil selama empat tahun terakhir."

USOPC juga mengaku kecewa dengan regulasi yang tidak mendukung para atletnya. (*)

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Terkini

Harapan Paolo Maldini Untuk Franck Kessie

Selasa, 21 September 2021 | 10:15 WIB
X