Seorang Pesilat Meninggal Usai Latihan Bersama

- Kamis, 29 Juli 2021 | 22:58 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Seorang Pesilat berinisial LF (23) meninggal sesaat setelah mengikuti latihan bersama. Korban merupakan warga desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu Tulungagung, Jawa Timur.

Korban mengikuti latihan bersama 6 siswa pesilat lainnya dan dibimbing oleh 4 orang pelatih. Dalam latihan tersebut, korban diduga mengalami penganiayaan fisik, berupa pukulan hingga tendangan di bagian dada korban.

“Kasus penganiayaan ini terjadi dari teman-teman oknum perguruan silat,” kata Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih dilansir kompas.com pada Kamis (29/7/2021).

Baca Juga: Pesilat Agam Masuk Semifinal Kejuaraan di Kerinci

Polisi menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (26/7/2021) lalu. Setelah jenazah korban diotopsi, diketahui ada luka memar di bagian tubuhnya.

Menurut Kasatreskrim, setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan sejumlah saksi, polisi menetapkan 4 tersangka. Dua di antaranya, masih berusia di bawah umur.

"Pada saat menerima pukulan dan tendangan dari 4 orang pelatihnya, korban tidak sadarkan diri," ujarnya.

Melihat kejadian tersebut, para pelatih dibantu rekan lainnya berusaha memberi pertolongan dan dibawa ke puskesmas. “Pada saat latihan, korban menerima pukulan bagian dada dan tidak sadarkan diri,” katanya.

Dalam perjalanan menuju puskesmas untuk menjalani perawatan medis, korban meninggal dunia.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: kompas.com

Terkini

Dybala Akan Memperpanjang Kontraknya di Juventus

Senin, 20 September 2021 | 10:30 WIB

Liga Inggris, Chelesa Hancurkan Tottenham Hotspur 3-0

Senin, 20 September 2021 | 03:58 WIB

Dikalahkan Atalanta, Debut Ribery Tak Sukses

Minggu, 19 September 2021 | 12:16 WIB

Inter Milan Sukses Menggilas Bologna 6-1

Minggu, 19 September 2021 | 07:05 WIB

Susul M Salah, Sadio Mane Masuk Daftar Pencetak 100 Gol

Minggu, 19 September 2021 | 05:25 WIB
X