Audy Joinaldy: Kesadaran Masyarakat Makin Tinggi Terhadap BBM Berkualitas

- Kamis, 9 September 2021 | 21:12 WIB
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy bersama dua narasumber dan moderator saat webinar embangun Komitmen Pemerintah Dalam Mendukung Energi yang Berkualitas dan Ramah Lingkungan Kamis (9/9).
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy bersama dua narasumber dan moderator saat webinar embangun Komitmen Pemerintah Dalam Mendukung Energi yang Berkualitas dan Ramah Lingkungan Kamis (9/9).

"Sumbar peringkat nomor dua di Indonesia dalam persentase konsumsi BBM kualitas tinggi atau Pertamax Series yaitu sebesar 27,1 persen. Hal ini disebabkan kesadaran masyarakat makin tinggi terhadap nilai lebih penggunaan BBM yang berkualitas dan juga kemudahan akses jangkau BBM kualitas tinggi telah hadir di tengah-tengah masyarakat dengan hadirnya Pertashop," jelas Audy.

Dalam webinar ini tampil dua narasumber yakni Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori dan Konsultan Bidang Hilir Migas, Henry Achmad.

Dalam paparannya, Defiyan mengatakan, permasalahan kebijakan pembangunan sektor energi nasional berupa isu pangan, energi dan air, permasalahan defisit minyak dan gas bumi (migas) nasional, kebijakan BBM satu harga dan penyediaan pasokan untuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar), kebijakan energi ramah lingkungan dan berkualitas serta kebijakan diversifikasi energi.

Ia mengatakan, penurunan konsumsi Premium telah mendorong kendaraan bermotor migrasi ke jenis BBM yang berkualitas secara signifikan. Komitmen dan kinerja BUMN Pertamina dalam mematuhi aturan kebijakan energi berkualitas dan ramah lingkungan sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 20 Tahun 2017 kepada konsumen melalui Program Langit Biru efektif dijalankan sampai di perdesaan.

"Konsisten kebijakan dan dukungan pemerintah pusat dan daerah sangat diharapkan dalam meningkatkan perluasan Program Langit Biru agar sosialisasi ke masyarakat dan konsumen lebih edukatif dan produktif untuk mencapai sasaran pemakaian BBM RON tinggi," jelasnya.

Disamping itu, Konsultan Bidang Hilir Migas, Henry Achmad menambahkan, secara umum pemberian subsidi BBM dapat mendorong pemborosan, membebani keuangan negara dan badan usaha serta memicu penyelewengan. "Perlu dukungan pemerintah untuk kebijakan BBM dan koordinasi antar stakeholder," kata Henry.

Sementara itu, Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Pertamina Commercial & Trading, Taufikurachman mengatakan, pihaknya mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk menggunakan produk-produk BBM ramah lingkungan misalnya Pertamax dan Pertamax Turbo. 

"Semoga kualitas udara di Sumbagut bisa semakin membaik seiring meningkatnya penggunaan BBM berkualitas dan ramah lingkungan," ucapnya. (*)

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Tags

Terkini

384 Pejabat Pemko Padang Dilantik Hendri Septa

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:46 WIB
X