Irigasi Sungai Pisang Padang Rusak, Petani Tiga Kali Gagal Panen

- Minggu, 19 September 2021 | 09:56 WIB
Irigasi Sungai Pisang
Irigasi Sungai Pisang

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Setahun sudah Irigasi yang mengalir areal persawahan seluas 50 hektare (ha) di Sungai Pisang belum juga mendapatkan perbaikan hingga saat ini.

Akibat sebanyak 80 Kartu Keluarga (KK) kehilangan mata pencaharian dan jika dihitung dengan jiwa sebanyak 500-600 jiwa terimbas akibat kerusakan irigasi ini.

Baca Juga: Saluran Irigasi Ampang Santok Pariaman Rusak, Suplai Air ke Sawah Terganggu

Tak kurang sudah sekitar 3-4 kali peninjauan telah dilakukan oleh OPD Kota, Provinsi hingga anggota DPRD. Namun realisasinya belum juga terwujud.

Dari data yang dihimpun nilai biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan irigasi maksimal Rp300 juta. Sementara perbaikan menyeluruh berupa pengeluaran sendimen atau pengeluaran material akibat banjir bandang adalah sebesar Rp1,5 miliar.

Baca Juga: 3 Tahun Tak Berfungsi, Warga Harapkan Perbaikan Saluran Bendung Irigasi di Sutera 

Warga setempat berharap musim panen yang terlewati tidak lagi bertambah. Oleh karenanya perbaikan Kapalo Banda di lingkungan irigasi segera dapat dilakukan.

"Kerusakan ini diakibatkan karena banjir bandang kemarin. Sudah tiga kali panen petani di sini tidak panen," kata Efrinaldi, Ketua Kelompok Tani Sawah Mandarek.

Menurutnya, air sungai ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk irigasi persawahan dan untuk membuat riol-riol persawahan oleh masyarakat.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB

RSUD Rasidin Sediakan Food Box Bagi Penunggu Pasien

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:07 WIB

Camat Padang Selatan Optimis Lampaui Target Vaksinasi

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:21 WIB

Terpopuler

X