Konsep DIM Perlu Lebih Diperdalam

Administrator
- Senin, 5 Januari 2015 | 18:25 WIB

Manurutnya, konsep DIM ini harus dipertegas kembali oleh pengusul. Sejauh ini wacana DIM ini masih belum menggambarkan bentuk keistimewaan Minangkabau nantinya.

“Perlu kajian mendalam terkait DIM ini. Apa dampak yang dirasakan Sumbar nantinya kalau memang DIM ini benar-benar terwujud. Ini perlu diperjelas,” ungkap Mardi.

Lebih jauh dikatakannya, bahwa secara aspek sosial, ekonomi, politik, hukum dan budaya juga harus dikaji.

“Apabila ini sudah jelas, kita dari Pemprov siap memfasilitasi untuk dibawa ke tingkat pusat,” kata Mardi.

Sebelumnya, ga­gasan pembentukan Daerah Istimewa Minangkabau (DIM) oleh Mochtar Naim mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Bahkan Gubernur Sumbar Irwan Prayit­no akan membawa usulan pemben­tukan DIM tersebut kepada pemerintah pusat di Jakarta.

Sebelumnya, gagasan pem­bentukan DIM ini juga menda­pat dukungan dari tokoh adat antara lain Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minang­kabau (LKAAM) Sumbar  M Sayuti Dt Rajo Penghulu, Ketua Bundo Kanduang Sumatera Barat Raudhah Thaib dan Ketua Majelis Tinggi Kerapatan Adat Alam Minangkabau (MTKAAM) Irfianda Abidin.

Gubernur menilai, dengan pembentukan DIM banyak manfaat yang akan diperoleh Sumbar.

“Nanti kita akan mengu­sulkan kepada Pemerintah Pusat untuk menjadikan Sumbar Daerah Isimewa Minangkabau, karena pada dasarnya nagari bersifat istimewa pada dua kata kunci yaitu, nagari mempunyai hak-hak asal usul dan nagari mempu­nyai susunan asli,” ucap Irwan Prayitno.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Terima Bantuan Sembako dan Beasiswa

Selasa, 30 November 2021 | 08:50 WIB
X