Pemprov Kesulitan Mendata Perantau

- Minggu, 11 Januari 2015 | 19:03 WIB

“Perantau kita itu kebanyakan bergerak di sektor nirlaba, jadi tidak ada perantau kita yang benar-benar bisa melakukan pendataan di daerah domisili mereka merantau,” tukasnya.

Tidak hanya itu, kesulitan untuk mendata para perantau tersebut juga disebabkan oleh para perantau ini sering berpindah-pindah daerah rantauan. “Ini sangat menyulitkan, bisa saja satu orang perantau terdat secara ganda karena perpindahan ini,” ungkap M Yani

Selain itu, kata Muhammad Yani, peran Walinagari yang selama ini diharapkan menjadi perpanjangan tangan Pemprov Sumbar di nagari untuk mendata perantau belum ada hasil.

“Ada kecenderungan pemerintah nagari enggan untuk memberikan data perantaunya, disebebkan ada kecenderungan ketakutan dari nagari data perantau yang ada akan dimanfaatkan Pemprov Sumbar, sehingga nantinya peran perantau ke nagari berkurang,” tuturnya.

Ditambahkan M Yani, hanya sebagian kecil potensi perantau yang saat ini bisa dimanfaatkan. Potensi itu pun hanya terfokus di nagari tempatnya berasal. “Untuk Pemprov Sumbar sendiri bisa dikatakan belum ada kontribusi yang membanggakan dari perantau,” tukasnya. (h/mg-isr)

Editor: Administrator

Terkini

Hendri Septa Kukuhkan Pengurus PPCB Padang

Selasa, 26 Oktober 2021 | 06:20 WIB
X