Warga ATT Keluhkan Pungutan

- Kamis, 22 Januari 2015 | 19:32 WIB

Dalam surat pengaduan yang diterima Haluan, di Kan­tor Haluan eks Lanud Padang, sedikitnya 87 warga di enam RT yang ada di RW 1 tersebut mengajukan pergantian lurah di kelurahan tersebut. Hal ini sehubungan banyak laporan warga terkait penyimpangan kinerja lurah setempat.

Dalam surat yang di­keta­hui oleh Ketua RW 01, Taufik Hafni beserta jajaran ketua RT di wilayahnya menyebutkan, lurah yang dijabat Filnarita mengenakan biaya adminis­trasi setiap pengurusan surat- menyurat di kelurahan ber­kisar antara Rp20 ribu sampai Rp250 ribu, tanpa tanda te­rima (pungutan,red). Se­lain itu, pengurusan surat-menyurat hanya bisa dila­kukan apa bila lurah berada di kantor, karena sekretaris be­serta pegawai kelurahan tidak bisa membantu, sebab stempel selalu berada dalam tas lurah.

Selain itu, di surat tersebut dituliskan bahwa dalam pe­ngu­rusan beras raskin untuk warga tidak mampu warga harus membayar Rp40 ribu dan penyaluran raskin, hanya dilakukan dalam satu hari dan bagi warga yang tidak me­ngambil dihari tersebut tidak bisa diambil lagi.

“Ini saya lakukan, karena sudah banyak keluhan warga yang datang kepada saya. Ma­lah, mereka demo saya untuk membuat surat tersebut. Surat ini bisa di­pertang­gung­jawab­kan. Terkait dengan soal di kelurahan, misalnya kemana hilangnya beras tersebut se­telah tidak bisa diambil oleh warga dan diduga ada ke­curangan berupa pemalsuan tandatangan,” ungkap Taufik Hafni, ketika dihubungi Ha­luan, Kamis (22/1).

Salah seorang warga Aia Tawar Timur, Inah mem­benar­kan kejadian tersebut dan ikut tanda tangan di dalam surat pernyataan. Sebab, sebagai warga yang kurang mampu membayar Rp20 ribu itu cu­kup untuk makan sekeluarga satu hari.

“Makanya saya berani me­ngadu kepada ketua RW, ka­rena layanan di kelurahan itu tidak memihak rakyat kecil. Padahal lurah itu sudah dua tahun di Air Tawar Timur, masih saja mempermainkan rakyat kecil,” tutur Inah. Oleh sebab itulah, warga RW 01 meminta agar Pemerintah Ko­ta Padang dapat melakukan penggantian pejabat lurah.

Sementara Lurah Air Ta­war Timur, Filnarita saat di­kon­firmasi membenarkan ba­h­wa pengambilan raskin yang diumumkannya memang dila­kukan sehari saja, itu se­suai dengan adanya surat pem­beritahuan dari kecamatan.

“Biasanya pengambilan raskin dilakukan di keca­ma­tan, karena masih ada warga yang belum mengambil, maka diberitahukan bahwa masih ada kesempatan pe­ngam­bilan,”  ujar Filnarita.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB

RSUD Rasidin Sediakan Food Box Bagi Penunggu Pasien

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:07 WIB

Camat Padang Selatan Optimis Lampaui Target Vaksinasi

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:21 WIB

Terpopuler

X