Hindari Singkarak Bernasib Seperti Maninjau

Administrator
- Jumat, 23 Januari 2015 | 19:59 WIB

 

“Harus diatur pada kawa­san mana yang dibolehkan untuk pengembangan keram­ba, dan, kawasan mana yang tidak dibolehkan,” ujar Ang­gota  DPRD Sumbar, dari Fraksi Demokrat, Nofrizon yang dihubungi  Haluan Jumat (23/1).

Jika  masalah ini tidak diperhatikan oleh pemerintah, kata Nofrizon, Danau Singkarak sebagai salah satu tempat wisata yang cukup banyak dikunjungi  akan te­rancam keberadaannya. Bah­kan, katanya, bukan tidak mungkin Danau Singkarak akan bernasib sama dengan Danau Maninjau.

“Jika sampai itu terjadi, tentunya akan sangat kita sa­yang­kan. Sebab, bagai­mana­pun juga Danau Singkarak adalah salah satu ikon wisata  Sumbar yang cukup banyak dikunjungi oleh wisatawan,”  tegas Nofrizon.

Hal senada juga disam­paikan oleh Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi PPP, Yu­liar­man. Disampaikannya, pemerintah kabupaten lokasi Danau Singkarak berada di­min­ta tanggap dengan persoa­lan kematian ikan di Danau Singkarak. Terkait persoalan semacam ini,  tambah Yuliar­man, pemerintah setempat harus melakukan pencegahan sebelum hal seperti ini kem­bali berulang.

Lebih lanjut ia menga­ta­kan, pemerintah setempat  di­minta arif menyikapi masa­lah ini.  Sehubungan dengan ini, ucap Yuliarman, pemerintah Kabupaten Solok dan Tanah Datar harus menjadikan kasus kematian ikan tahunan di Danau Maninjau sebagai suatu pelajaran. (h/mg-len)

Editor: Administrator

Terkini

384 Pejabat Pemko Padang Dilantik Hendri Septa

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:46 WIB
X