Empat Pejabat Dinkes Mentawai Divonis 22 Bulan Penjara

Administrator
- Rabu, 28 Januari 2015 | 19:08 WIB

“Mengadili, memutuskan menyatakan terdakwa Warta Siritoitet, Gidion Sinambela, Germinus dan terdakwa Fir­daus terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara ber­sama-sama sebagaimana di­atur dan diancam Pasal 3  jo Pasal 18 Undang-Undang No.31/1999 tentang pembe­rantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) kesatu KUHPidana,” kata hakim Jamaluddin saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor, Padang, Rabu (28/1).

Vonis hakim ini lebih ri­ngan dari tuntutan jaksa Atma dan Edmon sebelumnya, yak­ni menuntut keempat terdak­wa dengan hukuman masing-masing 4 tahun penjara.

Selain empat mantan peja­bat PNS di Dinkes Mentawai tersebut, majelis hakim juga menjatuhkan vonis pada Efen­di Rizal (pihak rekanan), dalam berkas terpisah, dengan hukuman 4 tahun penjara, denda Rp200 juta subsider dua bulan penjara. Selain itu, ter­dakwa Efendi juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp171 juta kepada Negara dengan catatan, jika tidak sanggup membayarnya, maka hukumannya akan di­tam­bah lagi selama 8 bulan penjara.

Usai pembacaan vonis ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Atma dan Edmon mengaku piker-pikir. “Vonis yang dija­tuhkan hakim kepada kelima terdakwa lebih ringan dari tuntutan yang kita berikan sebelumnya. Kami akan meng­kordinasikan lagi dengan ata­san,” sebut JPU usai per­sida­ngan.

Sebagaimana diketahui, terkuaknya kasus yang men­jerat para terdakwa dalam kasus ini, diawali ketika dalam auditnya BPKP Sumbar mene­mukan kerugian keuangan Negara pada proyek penga­daan alat kesehatan di Dinas Kesehatan Mentawai tahun anggaran 2012 lalu. Dari hasil audit BPKP, ada sekitar Rp737 juta kerugian keuangan Negara atas pengadaan Alkes di Mentawai tersebut. (h/hel)

Editor: Administrator

Terkini

384 Pejabat Pemko Padang Dilantik Hendri Septa

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:46 WIB
X