RSUP M Djamil Rawat 304 Pasien Kanker

- Rabu, 4 Februari 2015 | 19:24 WIB

“Khusus di negara berkem­bang seperti di negara kita, jumlah penderita kanker sangat cepat bertambah dari waktu ke waktu. Bahkan menurut International Union Against Cancer (UICC), pada 2030 nanti jumlah penderita kanker akan bertambah hingga 300% dan sebagian besar pertumbuhan terse­but di negara berkembang,” ucapnya

Dijelaskannya,  dari 304 pen­derita kanker itu, penderita kanker payudara adalah yang terbanyak, menyusul di belakangnya kanker leher rahim dan kanker nasofaring. Untuk upaya pencegahan, Enrico mewanti-wanti masyarakat agar selalu menjaga pola hidup sehat, deteksi dini pada kemungkinan kanker dan meningkatkan kualitas hidup. Pola hidup akan terjaga jika seseorang terus menjaga apa yang dikonsumsinya dan tidak lupa untuk berolahraga.

Untuk penyembuhan, kata Enri­co lagi, bisa dengan berbagai cara medis. Salah satunya dengan radio­terapi, yang menggunakan radiasi atau radio aktif yang dapat membu­nuh jaringan (sel kanker) dan melin­dungi jaringan sehat.

Pada peringatan Hari Kanker Sedunia tersebut, di RS M Djamil memfasilitasi pertemuan antara penderita dengan petugas medis. Proses dialog antara pasien dengan dokter terlihat berlangsung hangat di ruang Radioterapi. Salah seorang pasien Novi (40), mengatakan, ia mulai mengikuti metode radioaktif setelah mendapat pemahaman oleh dokter radio­terapi. Sebelumnya ia juga pernah di vonis tidak akan bertahan hidup karena kanker yang ia derita sudah parah. Namun karena tetap berpikir positif dan berdoa ia tetap bisa menghirup udara.

“Dulu saya pernah divonis tidak akan bertahan lama. Tapi saya yakin umur seseorang tuhanlah yang me­nen­tukan. Dan sampai saat ini saya masih bisa berobat dan konsultasi dengan dokter disini,” terangnya.

Dalam konsultasi di ruang radio­katif di RSUP Dr. M. Djamil juga disediakan petugas medis yang memberikan informasi tentang pela­yanan dan masalah masalah yang dihadapi pasien. Fauziah, salah seorang petugas informasi menyam­paikan, perannya dalam membe­rikan informasi sangat penting agar mental pasien tetap kuat terutama mengha­dapi informasi yang tidak jelas dari lingkungan sekitar pasien. (h/rvo/mg-isq)

Editor: Administrator

Terkini

Wako Padang Hendri Septa Dikunjungi MUI Kota Makassar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:52 WIB

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB

RSUD Rasidin Sediakan Food Box Bagi Penunggu Pasien

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:07 WIB

Camat Padang Selatan Optimis Lampaui Target Vaksinasi

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:21 WIB

Terpopuler

X