Indeks Kebahagiaan Sumbar 3 Terendah Nasional

- Senin, 9 Februari 2015 | 19:51 WIB

“Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, maka semakin tinggi pula indeks kebahagiaannya,” ujar Yomin.

Ditambahkan Yomin, pen­duduk yang tidak atau belum pernah sekolah, mempunyai indeks kebahagiaan paling rendah, sebesar 61,27. Se­dangkan indeks kebahagiaan tertinggi ditempati seseorang yang berpendidikan S2 atau S3, sebesar 80,27.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim dalam keterangannya mengatakan, indeks ini akan menjadi acuan dan sekaligus menjadi evaluasi untuk Pem­prov Sumbar ke depan.

“Ini menjadi bahan eva­luasi kita dan kita akan mem­perbaiki ini ke depannya. Ti­dak hanya berlaku bagi pro­vinsi akan tetapi bagi ka­bupaten/kota juga harus men­­jadi pegangan, karena survei ini dilakukan 19 ka­bupaten/kota di Sumbar,” tandasnya.    Ren­dahnya indeks pen­didikan dalam 10 tingkat ke­puasaan berda­sarkan BPS di­tanggapi Kepa­la Dinas Pen­didikan, (Dis­d­ik), Sumbar Syam­sulrizal. Ia menyebutkan hal ini dise­babkan selama ini memang anak-anak sekolah mengang­gap sekolah bukan tempat yang menantang.

Ia mengatakan, banyak anak-anak sekolah yang susah dalam memahami mata pe­lajaran karena cara mengajar yang tidak kompetitif dan membosankan. “Tidak ada penyegaran dari materi mau­pun cara mengajar. Banyak guru yang kurang mempunyai inisiatif dalam proses belajar mengajar,” tandasnya.

Ditambahkannya, per­pus­takaan yang masih minim, banyak siswa yang belum me­manfaatkan perpustakaan yang ada dan juga laboraturium yang belum termanfaatkan dengan baik.

“Hal tersebut juga bisa menjadi penyebab anak-anak tak bahagia belajar di sekolah,” tutup Syamsulrizal.

Dilanjutkan Yomin, ber­dasarkan kecenderungan ma­kin banyak anggota rumah tang­ga, maka indeks ke­ba­hagiaan cenderung semakin tinggi. Hal ini hanya berlaku hingga anggota keluarga se­banyak 5 orang. Namun, bagi anggota keluarga diatas 5 orang indeks kebahagiaan akan semakin menurun. “Besaran pendapatan juga menjadi pe­nyumbang in­deks keba­ha­gia­an. Semakin tinggi pen­da­patan rumah tangga ma­ka tinggi pula indeks ke­ba­ha­giaanya. Di­mana untuk pen­dapatan Rp7,2 juta per bulan indeks ke­ha­giaannya men­capai 75,80, sementara pada tingkat pen­dapatan Rp1,8 juta ke ba­wah indeks keba­hagiaan­nya hanya 62,66. (h/mg-isr)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

RSUD Rasidin Sediakan Food Box Bagi Penunggu Pasien

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:07 WIB

Camat Padang Selatan Optimis Lampaui Target Vaksinasi

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:21 WIB

Terpopuler

X