Pasien Suspect Difteri Terus Bertambah

- Selasa, 10 Februari 2015 | 19:33 WIB

Sementara itu, Dinas Ke­seha­tan Kota (DKK) Padang terus menggen­carkan pemberian imu­nisasi massal berupa vaksin Difteri Pertusis Tetanus (DPT) dan vitamin A kepada seluruh anak yang berusia 2 bulan hingga 15 tahun untuk mencegah bertambahnya anak-anak yang suspect difteri. Berdasarkan data posyandu dan puskesmas, terdapat sekitar 217 ribu target imunisasi, sehingga DKK Padang memasang target lebih, yaitu 240 ribu orang.

“Target kita, semua anak be­rusia 2 bulan hingga 15 tahun selesai diberi imunisasi DPT pada akhir Februari nanti. Segala kebu­tuhan untuk mencapai target, seperti vaksin juga sudah dise­diakan,” tutur Kepala DKK Pa­dang, dr. Eka Lusti beberapa waktu lalu.

Meskipun pemberian imu­nisasi massal mengalami kendala seperti orangtua anak yang tidak bersedia, tapi sebagian warga mengaku telah membawa anaknya ke pos kesehatan untuk diberikan imunisasi DPT sesuai imbauan pemerintah. Uli (33), salah seorang warga Kelurahan Kapalo Koto Kecamatan Pauh mengaku sangat takut anaknya terjangkit difteri. Sehingga saat mendengar sosia­lisasi sekaligus mendapat him­bauan imunisasi DPT dari pihak kelurahan, ia langsung membawa anaknya ke Posyandu.

“Saya sudah membawa anak ke Posyandu untuk diberi imunisasi DPT dan Vitamin A. Jujur saja, mendengar informasi dari peme­rintah, saya sangat takut anak saya terjangkiti difteri. Karena katanya difteri sangat membahayakan bagi nyawa si anak,” ucap Uli dengan nada cemas. (h/mg-isq)

Editor: Administrator

Terkini

Hendri Septa Kukuhkan Pengurus PPCB Padang

Selasa, 26 Oktober 2021 | 06:20 WIB

Wako Padang Motivasi Generasi Muda di Kurao Pagang

Senin, 25 Oktober 2021 | 06:27 WIB
X