Sumbar Belum Mampu Terapkan UN Online

- Selasa, 10 Februari 2015 | 19:33 WIB

Dikatakan, sekolah eks-RSBI saja yang jumlahnya sekitar 10 unit di Sumbar, belum memiliki perangkat komputer yang men­cukupi. Rata-rata komputer yang dimi­liki hanya 30 unit. Sedangkan untuk menggelar UN online itu, satu sekolah harus mempunyai minimal 90 unit komputer. “Masing-masing sekolah seharusnya bisa menyediakan pe­rangkat komputer minimal satu komputer untuk tiga anak. Dan hal itu belum terpenuhi oleh sekolah,” jelasnya.

Ia melanjutkan, tahun 2016 mendatang Disdikbud Sumbar bersama dengan ka­bupaten/kota akan menyiapkan seluruh kebutuhan agar bisa melaksanakan UN online. Mulai dari pengadaan perangkat komputer hingga standar komputer yang digunakan. “Kalau perangkat komputer tidak ada, tentu anak tidak bisa dilatih tata cara UN online. Kalau anak tidak paham tentu tidak bisa dilakukan,” tegasnya.

UN Mulai April

Sementara untuk pelaksanaan UN tahun ini, Disdikbud Sumbar telah memberikan pem­bekalan terhadap sisawa melalui try out dan Pra UN. Sejauh ini baru Kota Padang yang me­lakukan Pra UN. Dikatakan Syamsulrizal, berdasarkan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, untuk me­lakukan pemetaan pencapaian kurikulum secara nasional, UN akan tetap dihelat. Hanya saja UN bukan lagi menjadi penentu kelulusan bagi siswa. “Untuk kelulusan, yang menentukan adalah sekolah. Sementara UN menjadi salah satu nilai yang juga ikut untuk menentukan kelulusan,” tandasnya.

Terkait dengan persentase UN yang turut menentukan kelulusan siswa dikatakan Sya­sulrizal, pihaknya masih menunggu arahan dari Ke­mendikbud.  “Saat ini Dapodik tengah melakukan pendataan untuk jumlah peserta UN tahun ini. Jadi kita belum bisa umumkan,” tuturnya.

Meski demikian, pencetakan naskah soal dan lembar jawaban UN sudah mulai diper­siapkan. Berbeda dengan UN sebelumnya, naskah soal dan lembar jawaban tahun ini tidak dicetak di pusat, melainkan dicetak di daerah. “Tender cetak naskah soal dan lembar jawaban sudah dilakukan. Pemenangnya PT Grafika. Kemendikbud sudah melakukan peninjauan kelayakan perusahaan percetakan itu. Jadi distribusi soal akan lebih mudah, karena tidak lagi dari pusat,” paparnya.

Karena makin dekatnya pelaksanaan UN, pihaknya mengimbau sekolah-sekolah untuk melaksanakan pembekalan terhadap siswa melalui try out dan Pra UN. Sementara ber­dasarkan jadwal yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dasar dan Me­nengah, UN tingkat SMA/SMK digelar 13-15 April, sedangkan tingkat SMP sederajat dihelat mulai 4-7 Mei. (h/mg-isr)

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Kejar Target Vaksinasi 70%

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Wako Padang Hendri Septa Dikunjungi MUI Kota Makassar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:52 WIB

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB

Terpopuler

X