Batas Ambang Kemenangan Pilkada Dihapus

- Minggu, 15 Februari 2015 | 19:11 WIB

Ini menjadi dua poin pen­ting dari 10 poin kesepakatan panitia kerja (Panja) revisi UU No 1 Tahun 2014 tentang Pilkada, Sabtu (14/2).

“Kesepakatan ambang ba­tas kemenangan nol persen ini, memastikan Pilkada hanya akan dilangsungkan dalam satu putaran. Walaupun hanya ung­gul dengan satu pemilih, maka kemenangan sudah diraih,” terang pimpinan Fraksi PDIP DPR RI, Alex Indra Lukman dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (15/2).

Ambang batas nol persen ini, nilai Alex, akan memaksa setiap calon, untuk melakukan konsolidasi sebelum per­ta­rung­an dimulai.

“Dengan beleid baru ini, pengawalan perolehan suara jadi sangat penting,” tegas Alex yang juga Ketua DPD PDIP Sumbar itu.

Anggota Panja Revisi UU Pilkada dari Fraksi PPP DPR Arwani Thomafi me­nam­bah­kan pertimbangan Pilkada satu putaran di antaranya demi efisiensi anggaran.

“Selain itu juga guna mem­­­­percepat kepastian po­litik sebab formula calon terpilih berdasarkan suara terbanyak sudah diterima rakyat,” terangnya.

Menurutnya, kesepakatan penetapan batas kemenangan nol persen lebih sesuai dengan filosofi Pilkada serentak.

“Apalagi faktanya, pa­sa­ngan yang menang di putaran pertama, juga akan menang di putaran kedua,” jelasnya lagi.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB
X