Balita Hilang Terseret Arus

- Kamis, 19 Februari 2015 | 19:00 WIB

Informasi yang di­kumpul­kan Haluan, Nabila terseret arus saat hujan mulai reda. Korban dan kakaknya, Marcel bermain di tepi parit dekat rumahnya. Tiba-tiba Nabila terpeleset dan terseret deras­nya arus. Marcel pun langsung memberitahukan kejadian ini kepada orang tuanya.

Orang tuanya, Iria Yusuf (40) dan Rini (35), langsung pergi ke lokasi untuk mencari anaknya, namun buah hatinya itu tidak ditemukan. Informasi terkait hilangnya bocah ini langsung tersebar ke warga di sekitar lokasi, hingga warga berbondong-bondong ikut mencari Nabila di sepanjang parit yang alirannya hingga ke Banda Kali.

Pertugas dari BPBD, Ba­sar­nas, KSB, dan Bay Watch pun langsung turut melakukan pencarian setelah men­dapat­kan laporan dari warga. “Kita mendapat laporan anak ini hanyut pada pukul 17.00 WIB, kita langsung turun ke lokasi melakukan pencarian,” ujar kepala BPBD Padang, Dede Henidal kepada Haluan, Ka­mis (18/2).

Sesuai prosedurnya, ke­marin pencarian dilakukan hingga pukul 20.00 WIB, te­rang Dedi dan pada hari ini (Kamis), pencarian dilakukan mulai pada pukul 07.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. “Ka­lau belum juga ditemukan, maka pencarian kita lanjutkan besok (Jumat ini, red),” terangnya.

Menurut Hennidal, empat tim yang turut melakukan pencarian jumlahnya sebanyak 72 personil, dan untuk pen­carian ini juga diturunkan 4 buah perahu karet. “Mudah-mudahan pencarian ini mem­buahkan hasil,” pungkas Dedi Henidal lagi.

Sementara itu, tim Basar­nas Padang memprediksi po­sisi Nabila Ratu Fitriani sudah sampai di sekitar Banda Kali. Perkiraan tersebut ber­dasar­kan debit air dan kekuatan arus di sekitar parit saat ia hanyut. “Kita telah sisir sepanjang parit yang diduga lokasi awal korban hanyut hingga ke Banda Kali, tapi belum ada hasil,” jelas Kasi Operasional SAR Padang, Juanda Sodo saat ditanyai media.

Pohon Tumbang

Pada peristiwa hilangnya Nabila tersebut, Padang di­guyur hujan  diiringi angin kencang sejak  pagi hingga sore. Peristiwa ini mengakibatkan pohon tumbang di beberapa titik, banjir, dan tanah longsor di sejumlah tempat.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Lalu Lintas di Padang Lengang Saat PPKM Darurat

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:51 WIB
X