Perdagangan Telur Penyu Tetap Berlangsung

- Kamis, 19 Februari 2015 | 19:13 WIB

Salah seorang pedagang telur penyu yang tidak mau namanya disebutkan, ketika ditanyai oleh Haluan menga­takan, ia nekad men­jual telur penyu karena sudah men­jadi mata pencarian tetap. Mes­kipun ia menyadari tindakannya tersebut melanggar aturan, tapi demi me­menuhi kebutuhan ia bersikukuh menjual telur penyu secara sem­bunyi-sembunyi.

“Saya sudah lama menjual telur penyu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kalau tidak jualan, saya mau makan apa,” ucapnya. Ber­dasarkan pantauan Haluan, para pedagang telur penyu menyimpan dagangannya di tempat yang tidak terlihat oleh calon pembeli. Hal itu dilakukan demi menghindari petu­gas yang sewaktu-waktu bisa datang melakukan razia. “Telur ini katanya bisa meningkatkan vitalitas pria, karena itu masih banyak yang mem­burunya hingga sekarang,” tambah penjual tersebut.

Dari penjual tersebut juga dike­tahui, pasokan telur penyu ia da­patkan dari nelayan yang pulang dari laut. Tapi, sebagian besar dipasok dari Kabupaten Pesisir Selatan. Untuk harga jualnya, satu telur penyu siap makan dipatok seharga Rp8.000.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang Zalbadri ketika ditemui di ruang kerjanya mengaku pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar praktik perdagangan telur penyu tidak lagi terjadi. Namun ia menye­salkan hingga hari ini masih ada yang nekad melakukannya, meskipun tindakan tersebut jelas merupakan tindakan melanggar aturan.

“Berbagai upaya telah dila­ku­kan, mulai dari sosialisasi, baik itu kepada pedagang maupun kepada masya­rakat luas. Selain itu, para pedagang juga dimodali dengan keterampilan lain, agar secara per­lahan bisa lepas dari aktifitas men­jual telur penyu. Ternyata itu belum cukup ampuh menghentikan akti­fitas jual beli telur penyu. Pa­dahal tindakan itu jelas melanggar aturan yang berlaku, karena penyu meru­pakan satwa yang dilindungi,” ucap Zalbadri.

Selain itu, Zalbadri juga menya­takan bahwa para sejak 2013 telah dioperasikan penangkaran penyu di Pantai Air Manis Kota Padang. Penangkaran tersebut berguna untuk menetaskan telur penyu yang dite­mukan atau diserahkan oleh ma­syarakat. “Sampai saat ini dari penangkaran penyu di Pantai Air Manis sudah dilapaskan 520 anak penyu ke laut,” tutupnya. (h/mg-isq)

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Kejar Target Vaksinasi 70%

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Wako Padang Hendri Septa Dikunjungi MUI Kota Makassar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:52 WIB

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB

Terpopuler

X