Resedivis Curanmor dan Sabu Diringkus

- Minggu, 22 Februari 2015 | 18:43 WIB

Berdasarkan informasi yang didapatkan Haluan, penangkapan tersangka bermula dari laporan warga, bahwa RT diduga telah menyim­pan motor hasil curian di rumahnya yang terletak di Jalan Sutomo, Marapalam, Keca­matan Padang Timur, Kota Padang. Setelah mendapat laporan, petugas langsung melakukan pengintaian.

Alhasil, Sabtu (21/2) sekitar pukul 07.00 WIB, RT terlihat keluar dari rumah dan petugas langsung mengamankannya. Kemudian untuk memastikan laporan dari warga, petugas melakukan penggeledahan di rumahnya.

Hasilnya, petugas mengamankan sepeda motor merk Yamaha Mio BA 6532 BO yang diduga merupakan hasil curian. Tidak hanya itu, di dalam kamarnya petugas menemukan barang haram jenis sabu senilai Rp300 ribu, dua timbangan, pirek, serta bong.

Di lokasi ini petugas juga mengamankan teman RT yang berinisial CD. Tanpa perlawanan berarti, keduanya berhasil digiring ke Mapolsek Pauh berikut dengan barang buktinya.

Setelah melakukan pemeriksaan dan pe­ngem­bangan, akhirnya kepada petugas keduanya mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari H. Setelah cukup data dan informasi, pagi itu juga, langsung mendatangi rumah H. Ter­nyata memang benar, di rumah H petugas menemukan satu paket sabu senilai Rp2 juta, plastik kosong untuk menyimpan sabu, pirek dan satu timbangan besar.

Karena tertangkap tangan memiliki sabu dengan jumlah lumayan banyak, pelaku tidak bisa mengelak dan pasrah saja, ketika petugas menggelandangnya ke Mapolsek Pauh.

Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kapolsek Pauh Kompol Daeng Rahman mengatakan, tersangka dengan inisial H merupakan bandar narkoba dan juga residivis kasus yang sama di Polda Sumbar pada tahun 2009. Sedangkan tersangka RT residivis curanmor.  “Kini ketiganya masih mendapatkan peme­riksaan secara intensif untuk mengem­bangkan kasus tersebut,” ujarnya. (h/mg-fds)

Editor: Administrator

Terkini

Kunjungi Kota Padang, Simak Pesan Wakapolri

Rabu, 4 Agustus 2021 | 21:42 WIB
X