“Sanghai Mount” Diusulkan Jadi Desa Wisata

- Minggu, 22 Februari 2015 | 18:44 WIB

Dikatakan Mahyeldi, dari ketinggian terlihat pe­man­dangan yang me­nakjub­kan, seakan seperti lukisan yang terbingkai dengan indah. Lahan pertanian di lereng bukit nan menghijau tersusun rapi , ditambah dengan kecerahan suasana siang, cerahnya langit dengan awan berarak.

Di daerah Bukik Sungkai, banyak kegiatan yang setiap hari berlangsung mulai per­tanian, Unit Pengelolaan Pu­puk Organik (UP­PO), Ku­be Tani Maskapai (Masya­rakat Sung­kai) dan usaha peternakan sapi. Mahyeldi menyerahkan empat ekor sapi kepada ke­lompok Kube Maskapai dan uang untuk pembelian atap seng untuk kan­dang sapi. “Man­faat­kan bantuan dengan baik, pelihara­lah sapi dengan penuh ke­sadaran dan kembangkan de­ngan baik untuk men­sejah­terakan para anggota­nya,” te­rang walikota.

Sedangkan Camat Pauh, Wardas Tanjung menyebutkan, untuk menuju ke Bukit Sung­kai lurus dari jembatan Lam­bung Bukik, jalan menanjak melewati Kantor Lurah Lam­buang Bukik dan sampai di “Shanghai Mo­unt”. Pengun­jung akan disambut ramah pemuka masyarakat di sana. Di Shanghai Mount, pe­ngun­jung pasti bisa menikmati kea­srian alam yang membentang, per­bukitan, ta­naman padi yang menghijau. Lokasi tersebut kerap ka­li di­kunjungi para mahasiswa dari berbagai per­guruan tinggi, untuk berkemah bakti sosial dan mem­berikan pengetahuan ke­pada masya­rakat dalam ber­bagai hal se­perti pertanian, pembuatan pupuk organik dan lain se­bagainya.

“Jadi, berdasarkan kondisi dan potensi di kawasan Sung­kai, maka daerah ini akan di­usul­kan menjadi desa wisata, yang diberi nama “Sanghai Mount”, bahasa keren dari Bukik Sung­kai. Sung dirubah menjadi Sang  dan Kai diganti dengan hai, serta bukit jadi Mount,” kata Wardas Tanjung kepada Walikota Pa­dang, Mahyeldi.

Sanghai Mount ber­se­be­lahan dengan Kampus Una­nd, Batu Busuak dan dibalik Bukit Sungkai itu adalah Ku­ra­nji. Kalau berada di puncak Bukit Sungkai, pengunjung juga bi­sa melihat dan menikmati alam Kota Padang yang indah.

“Semua pasti penasaran, silahkan kunjungi dengan ken­daraan roda dua. Setelah itu, teruskan dengan berjalan kaki beberapa menit saja. Ben­tangan pesona alam nan mena­wan bisa disaksikan, sehingga melegakan pemikiran dan hati,” tutup Wardas Tanjung. (h/ows)

Editor: Administrator

Terkini

RSUD Rasidin Sediakan Food Box Bagi Penunggu Pasien

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:07 WIB

Camat Padang Selatan Optimis Lampaui Target Vaksinasi

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:21 WIB
X