Komisi III Nilai Sosialisasi Jamkrida Berantakan

- Minggu, 22 Februari 2015 | 18:57 WIB

Ia juga  menjelaskan, un­tuk rencana tambahan modal Rp5 miliar pada APBD Peru­bahan tahun 2015 ini masih ditinjau apakah layak atau tidaknya. Sebab, melihat ki­nerja selama ini Jamkrida belum menunjukkan kinerja yang baik. Jumlah masyarakat yang dibantu belum seberapa. Bahkan untuk sosialisasi saja Jamkrida masih berantakan.

”Sudah satu setengah tahun keberadaan Jamkrida di Sum­bar, tapi belum terlihat fung­sinya untuk me­ningkatkan perekono­mian Sumbar. Bah­kan, ada masyarakat yang me­laporkan Jamkrida susah mem­­berikan jaminan kredit dan seolah pilih pilih dalam memberikan ban­tuan,” katanya.

Lebih lanjut ia menyebut, seyogyanya, tujuan pendirian PT Jamkrida adalah untuk membantu masyarakat pemi­lik usaha yang kesulitan men­dapat akses kredit melalui per­bankan. Selama masyarakat tersebut potensial dan prospek usahanya baik, tidak ada alasan untuk tidak memberi pinja­man. Lalu,  pada persoalan jaminan atau agunan ketika mengajukan pinjaman untuk modal usaha bagi pelaku UM­KM, justru PT Jamkrida men­ja­di penjamin bagi masyarakat yang membu­tuhkan modal tetapi tidak punya agu­nan. (h/mg-len)

Editor: Administrator

Terkini

Hendri Septa Kukuhkan Pengurus PPCB Padang

Selasa, 26 Oktober 2021 | 06:20 WIB

Wako Padang Motivasi Generasi Muda di Kurao Pagang

Senin, 25 Oktober 2021 | 06:27 WIB

DPRD Dukung Padang Jadi Kota Layak Anak

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:01 WIB
X