Pelajari Pembuatan Bata Ringan untuk Modal Usaha

- Kamis, 26 Februari 2015 | 19:11 WIB

Acara yang dibuka Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah tersebut diikuti 28 peserta, yang terdiri dari 20 WBP dan delapan warga setempat. Andre, seorang pengusaha yang sudah memiliki nama dalam industri bata ringan didatangkan sebagai instruktur dalam pelatihan kali ini.

“Kota Padang harus menjadi kota yang nyaman. Pemberian pelatihan seperti ini kepada WBP akan sangat berguna untuk menjadikan WBP pribadi yang positif dan kreatif setelah menyelesaikan masa pembinaan dan keluar dari Lapas Muaro ini,” tutur Mahyeldi dalam sambutannya.

Di sisi lain, Kepala Lapas Klass IIA Muaro Padang, Destri Syam mengungkapkan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan terhadap WBP kali ini. Baik itu dari jajaran pemerintahan maupun swasta.

“Dalam situasi lapas kita yang sudah melebihi kapasitas, tentu banyak resiko yang mungkin terjadi jika tidak pintar-pintar dalam melakukan pembinaan. Pelatihan kali ini, adalah salah satu bentuk pembinaan yang dapat berguna untuk mengisi waktu WBP dengan kegiatan positif dan berpotensi besar dari segi ekonomi. Selain itu, sangat berguna membentuk kepribadian dan kemandirian WBP setelah keluar nantinya,” ucap Destri Syam.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Supriadi juga ikut menyam­pai­kan, bahwa pelatihan adalah bentuk pembinaan sebenarnya, dan sangat bermanfaat bagi WBP. “Lapas merupakan tempat pembinaan bukan penghukuman. Kegiatan seperti ini akan terus kita upayakan sesering mungkin. Karena tidak dipungkiri di Lapas manapun, 75 persen WBP belum cukup produktif dan positif setelah keluar dari Lapas, sehingga berpotensi melakukan tindak kejahatan lagi,” ungkap Supriadi. (h/mg-isq)

Editor: Administrator

Terkini

Kebakaran di Lapai Padang, Enam Unit Rumah Hangus

Selasa, 21 September 2021 | 11:36 WIB

Hendri Septa Usulkan Sejumlah Nama Pj Sekda Kota Padang

Senin, 20 September 2021 | 22:25 WIB
X