IPNU Sumbar: Prihatin Terjadinya Tindakan Kekerasan di Kalangan Pelajar

- Kamis, 26 Februari 2015 | 19:12 WIB

Pada kesempatan ini, Hadison menjelaskan, kondisi kekerasan di kalangan pelajar menjadi perhatian dan merupakan isu strategis yang akan terus dikawal IPNU Sumbar ke depan. Di samping isu-isu lain yang belakangan ini banyak melibatkan pelajar. Di antaranya keterlibatan pelajar sebagai pemakai narkoba. Pelajar sudah menjadi sasaran dari pengedar narkoba. Apalagi Indonesia menjadi pasar utama narkoba bagi perdagangan mafia narkoba dunia.

“Untuk itu, IPNU Sumbar sedang menjajaki kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar. Kita berharap kerja sama itu nanti bisa terwujud, sehingga IPNU makin genjar mengantisipasi pelajar jangan sampai terjerumus pada pemakaian dan kecanduan narkoba. IPNU Sumbar mendukung penuh eksekusi mati bagi terpidana mati narkoba. Siapa dan dari manapun negaranya, harus dieksekusi,” kata Hadison, didampingi Sekretarisnya Luki Permensyah Tuanku Bagindo.

Terkait dengan paham keagamaan yang menjadi isu agama sebagai tindakan radikal yang belakangan ini juga makin gencar di tengah masyarakat, Hadison mengajak pelajar Sumbar agar berhati-hati. Pelajar jangan mudah terpengaruh oleh orang-orang yang baru dikenalnya, yang kemudian memberikan pengajaran pemahaman agama yang cenderung radikal. Paham keagamaan yang dengan gampang menyalahkan orang lain, bahkan mengkafirkan jika beda pemahaman. “Sebaiknya pelajar tetap kembali kepada guru-guru mengaji yang ada di lingkungannya yang selalu mengajarkan Islamrahmatan lil alamin. Jika pelajar menemukan orang yang berbeda pemahaman keagamaan, sebaiknya mencoba dulu berkonsultasi dengan orangtua. Jangan-jangan dengan cepat percaya dengan orang (paham keagamaan) yang baru dikenalnya, orangtua sendiri bakal disalahkan,” kata Hadison mengingatkan.

IPNU Sumbar, kata Hadison, akan tetap memperjuangkan nilai-nilai positif di kalangan pelajar. Mengantisipasi kekerasan di kalangan pelajar ini, IPNU Sumbar berencana langsung turun ke sekolah-sekolah mensosialisasikannya. (h/mg-fds)

Editor: Administrator

Terkini

Pemko Padang Kejar Target Vaksinasi 70%

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Wako Padang Hendri Septa Dikunjungi MUI Kota Makassar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:52 WIB

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB
X